Ini Waktu Terbaik untuk Berhubungan Intim Saat Puasa

Momen puasa tidak hanya menjadikan waktu mengonsumsi makanan dan minuman menjadi terbatas, tapi juga melakukan hubungan intim. Sejatinya, puasa juga dilakukan dalam rangka menahan nafsu, termasuk emosi dan seks. Lantas, kapankah waktu terbaik untuk berhubungan intim saat puasa?

Malam hari setelah buka puasa sampai menjelang fajar adalah waktu terbaik untuk melakukan hubungan intim. Ada baiknya, hubungan intim dilakukan setelah pasangan melakukan kewajiban agama dan makan. Dikhawatirkan, kalau pasangan melakukan hubungan intim sebelum makan akan menyebabkan badan semakin lemas karena tubuh masih membutuhkan asupan energi.

Tidak ada pelarangan melakukan hubungan intim saat puasa, asalkan sesuai dengan kaidah agama dalam arti tidak membuat puasa sampai jadi batal. Apalagi hubungan intim memberikan banyak manfaat untuk kesehatan fisik dan emosional buat pasangan yang sudah berkeluarga.

Emosi yang positif sangat penting untuk dibangun di bulan puasa dan tetap rutin melakukan hubungan intim dapat membantu membangun emosi positif tersebut. Berikut manfaat melakukan hubungan intim saat puasa:

Membantu Menjaga Sistem Kekebalan Tubuh

Orang yang melakukan hubungan intim memiliki kemampuan lebih tinggi melindungi diri dari kuman dan virus. Para peneliti di Wilkes University di Pennsylvania, menemukan bahwa mahasiswa yang melakukan hubungan intim sekali atau dua kali seminggu memiliki tingkat antibodi tertentu yang lebih tinggi dibandingkan dengan siswa yang kurang sering berhubungan intim.

Walaupun begitu, melakukan hubungan intim secara rutin tidak menjadi jaminan sistem kekebalan tubuh tetap terjaga, kamu tetap perlu menjaga pola makan dengan benar, tetap aktif, tidur yang cukup, dan melakukan hubungan intim yang sehat.

Menurunkan Tekanan Darah

Penelitian menunjukkan adanya hubungan antara seks dan tekanan darah rendah, kata Joseph J. Pinzone, MD, CEO dan Direktur Medis Amai Wellness. Hubungan intim secara khusus (bukan masturbasi) menurunkan tekanan darah sistolik.

Olahraga Menyenangkan

Seks ataupun hubungan intim dihitung sebagai olahraga ataupun latihan yang menyenangkan. Seks menghabiskan lima kalori per menit, empat kalori lebih banyak daripada menonton TV. Ini dapat meningkatkan detak jantung dan melatih otot-otot tertentu karena hubungan intim juga menggunakan berbagai otot.

Menjaga kesehatan jantung

Kehidupan seks yang baik memberikan dampak yang positif untuk kesehatan jantung. Selain menjadi cara yang bagus untuk meningkatkan detak jantung, seks membantu menjaga kadar estrogen dan testosteron kamu seimbang.

Berhubungan intim lebih sering dapat membantu. Pria yang berhubungan intim setidaknya dua kali seminggu memiliki risiko meninggal, karena penyakit jantung setengah dari pria yang jarang berhubungan intim.

Mengurangi Sakit

Orgasme dapat menghalangi rasa sakit kata Barry R. Komisaruk, PhD, seorang profesor layanan terkemuka di Rutgers, Universitas Negeri New Jersey. Ini melepaskan hormon yang membantu meningkatkan ambang rasa sakit.

Stimulasi tanpa orgasme juga bisa dilakukan. Rangsangan pada Miss V juga dapat memblokir sakit punggung dan kaki kronis. Rangsangan pada area genital juga dapat mengurangi kram menstruasi, nyeri rematik, dan dalam beberapa kasus bahkan sakit kepala.

(disadur dari artikel halodoc)

Pernikahan bukan sekedar seks saja, namun jika tanpa seks apakah masih disebut sebuah pernikahan? karena seks itu sendiri adalah bagian yang tidak terpisahkan. Dalam agama pun tidak ada larangan berhubungan intim kecuali waktu yang mana telah ditentukan, ketika malam tiba maka Istri adalah selimut suami dan Suami adalah selimut istri. Berkomunikasilah dengan pasangan, dengan istri Anda, lakukan hubungan intim yang membawa nikmat, karena hubungan intim adalah hal yang tidak akan pernah dapat digantikan oleh siapapun. Jangan khawatir masalah ukuran, perhatikan saja durasinya. Jika tidak kuat lama, hubungi kami untuk mengatasi problematikanya. 081553161718. Ingat !!! kami hanya mengatasi problematikanya saja.