Manfaat Latihan Beban


Menjadi sebuah rahasia umum bahwasannya olah raga angkat beban adalah aktivitas olahraga untuk menguatkan otot-otot tertentu yang dilatih, menguatkan struktur tulang tubuh dan tulang disekitar otot yang sedang dilatih. Banyak olahragawan yang mempunyai postur tubuh yang tegap dan terlihat gagah ketika melatih otot-otot mereka dengan latihan beban.

Namun apakah hanya sekedar itu saja manfaat dari kegiatan olahraga angkat beban ? silahkan lanjutkan membaca untuk mendapatkan informasi lebih lanjut manfaat dari olahraga angkat beban.

Meningkatkan Fungsi Otak.

Dengan melakukan kegiatan olahraga angkat beban, maka brain-derived neurotrophic factor akan terstimulasi untuk melakukan pembentukkan sel otak baru. Sehingga menyebabkan stimulus untuk menambah kapasitas daya ingat.

Olahraga angkat beban secara rutin dan intens akan meningkatkan kualitas dalam berpikir, hal ini disebabkan karena suplai oksigen yang mengalir ke otak meningkat setiap kali melakukan aktivitas angkat beban.

Meningkatkan Kadar Hormon Testoteron

Hormon yang Laki Bangetlah, Hormon Testoteron. Yang berfungsi sebagai mempertahankan kepadatan tulang, massa otot, kekuatan otot, distribusi lemak, produksi sperma dan dorongan seksual pria. Ini merupakan hormon yang penting bagi pria.

Pada usia 30 tahun keatas, menurut sebuah artikel, pria diatas 30 tahun akan mengalami kecenderungan penurunan kadar hormon testoteron dalam tubuhnya, sehingga dengan melakukan aktivitas angkat beban yang rutin dapat meningkatkan kadar hormon tersebut.

Karena mampu meningkatkan produksi sperma dan dorongan seksual pria, maka hormon ini merupakan salah satu faktor kepuasan seksual pasangan Anda. Hormon yang laki banget lah.

Memperbaiki Kualitas Tidur

Insomnia ? Tidur tidak bisa nyenyak ? jangan lakukan Riba. Makanya tidur jadi tidak berkualitas. Ups… maaf ya . . . 

Dengan melakukan aktivitas angkat beban minimal 3 kali seminggu, menurut sebuah artikel, akan meningkatkan 65 persen kualitas tidur Anda. Dimana, tidur merupakan saran untuk mengisi kembali energi yang hilang setelah aktivitas, mengistirahatkan beberapa organ tubuh, membantu proses metabolisme tubuh yang penting untuk penyembuhan dan detoksifikasi.

Menurunkan Berat Badan

Kalau yang ini memang fix lah. Membakar kalori dan lemak yang ada dalam tubuh secara intens dan ini bukan hanya terjadi saat melakukan angkat beban, namun juga setelah aktivitas angkat beban pun masih terjadi pembakaran lemak dalam tubuh.

Kombinasikan dengan olahraga kardio, maka proses pembakaran kalori akan terjadi lebih banyak dan intens sehingga penurunan berat badan akan terjadi. Sebagaimana perkataan pelaku binaragawan dan penggiat olah raga angkat beban bahwasannya ketika otot-otot dialtih dan sudah mulai terlatih maka dengan sendirinya mereka akan membantu tubuh untuk membakar lemak secara terus menerus meskipun kita tertidur sekalipun, dengan catatan melakukan olahraga angkat beban secara rutin dan terjadwal.

Mencegah Penyakit Jantung

Ketika penderita obesitas akan melakukan program diet atau program penurunan berat badan, maka saran yang sering diberikan adalah memperbanyak waktu untuk latihan angkat beban secara rutin, terjadwal dan bertahap. Karena obesitas ketika langsung melakukan olahraga kardio maka dikhawatirkan akan terjadi cedera pada tulang sendi dan persendian akibat beban yang terlalu berat. 

Dengan melakukan angkat beban, diharapkan otot-otot tubuh akan tumbuh dan bergenerasi sehingga membantu metabolisme tubuh untuk mengurangi lemak yang tidak diperlukan tubuh. Tentunya masih ingat dengan kasus seorang anak yang sangat obesitas, setelah melakukan terapi olahraga angkat beban, terjadi penurunan berat badan secara bertahap dan cukup signifikan.

Oh ya, bagi yang kekurangan berat badan pun dapat menaikkan massa otot sehingga bobot tubuh ideal didapatkan tanpa harus merasa terlalu gemuk.

Mengurangi Stress

Selain kesehatan fisik, olahraga angkat beban juga dapat memberikan manfaat bagi kesehatan mental. Faktanya, menurut The International Journal of Sport Medicine, orang yang olahraga angkat beban selama dua minggu mengalami penurunan hormon kortisol.

Hormon kortisol merupakan hormon yang berperan menyebabkan stres. Di sisi lain, saat melakukan angkat beban, terbukti terjadi peningkatan kadar hormon yang mengatur rasa senang, motivasi, dan percaya diri, yaitu endorfin.

Meningkatkan Keseimbangan Tubuh

Mungkin beberapa dari Anda berpikir hanya latihan yoga yang mampu meningkatkan keseimbangan. Nyatanya, keseimbangan serta stabilitas tubuh juga dapat meningkat apabila Anda berlatih angkat beban.

Selama melakukan olahraga angkat berat, otot-otot Anda akan menjadi lebih kuat dan stabil, sehingga Anda pun akan lebih kokoh dan tidak mudah jatuh.

Menjaga Kesehatan Tulang

Seiring bertambahnya usia, kesehatan tulang dapat menurun karena berbagai penyebab. Akan tetapi, orang yang teratur melakukan latihan angkat berat akan memiliki kepadatan tulang yang lebih baik. Jadi tidak hanya bisa meningkatkan pertumbuhan otot, tapi tulang pun menjadi lebih kuat.

Oleh karena itu, lakukanlah latihan angkat beban secara teratur agar tulang kuat dan mendukung kesehatan tubuh di masa tua nanti.