Manfaat Senam Kegel

Manfaat Senam Kegel

Apa itu senam kegel?

Senam kegel adalah latihan mengepal-dan-melepaskan sederhana yang bisa Anda lakukan untuk memperkuat otot-otot dasar panggul Anda. Panggul Anda adalah area di antara pinggul Anda yang menahan organ reproduksi Anda.

Dasar panggul sebenarnya adalah rangkaian otot dan jaringan yang membentuk gendongan, atau tempat tidur gantung, di bagian bawah panggul Anda. Selempang ini menahan organ Anda di tempatnya. Dasar panggul yang lemah dapat menyebabkan masalah seperti ketidakmampuan untuk mengontrol usus atau kandung kemih Anda.

Setelah Anda memahami senam Kegel, Anda dapat melakukannya kapan saja dan di mana saja – dalam privasi rumah Anda sendiri atau sambil mengantri di bank.

 

Mengapa senam kegel?

Baik wanita maupun pria bisa mendapatkan keuntungan dari senam kegel.

Banyak faktor yang dapat melemahkan dasar panggul pada wanita, seperti kehamilan, persalinan, penuaan, dan penambahan berat badan.

Otot dasar panggul menopang rahim, kandung kemih, dan usus besar. Jika otot lemah, organ panggul ini bisa turun ke dalam vagina wanita. Selain sangat tidak nyaman, hal ini juga dapat menyebabkan inkontinensia urin.

Pria juga mungkin mengalami melemahnya otot dasar panggul seiring bertambahnya usia. Hal ini dapat menyebabkan inkontinensia urin dan feses, terutama jika pria tersebut telah menjalani operasi prostat.

 

Menemukan otot dasar panggul pada wanita

Saat Anda pertama kali memulai senam Kegel, menemukan kumpulan otot yang tepat bisa jadi rumit. Salah satu cara untuk menemukannya adalah dengan menempatkan jari bersih di dalam vagina dan mengencangkan otot vagina di sekitar jari Anda.

Anda juga dapat menemukan lokasi otot dengan mencoba menghentikan aliran urine di tengah. Otot yang Anda gunakan untuk tindakan ini adalah otot dasar panggul Anda. Biasakan perasaan mereka saat berkontraksi dan rileks.

Namun, Anda sebaiknya menggunakan metode ini untuk tujuan pembelajaran saja. Bukan ide yang baik untuk memulai dan menghentikan urine secara teratur, atau sering melakukan senam Kegel saat kandung kemih Anda penuh. Pengosongan kandung kemih yang tidak tuntas dapat meningkatkan risiko infeksi saluran kemih (ISK).

Bicarakan dengan dokter kandungan Anda jika Anda masih belum yakin telah menemukan otot yang tepat. Mereka mungkin merekomendasikan penggunaan benda yang disebut kerucut vagina. Anda memasukkan kerucut vagina ke dalam vagina dan kemudian menggunakan otot dasar panggul Anda untuk menahannya.

Pelatihan biofeedback juga bisa sangat berguna dalam membantu mengidentifikasi dan mengisolasi otot dasar panggul Anda. Dalam prosedur ini, dokter akan memasukkan probe kecil ke dalam vagina Anda atau memasang elektroda perekat di bagian luar vagina atau anus Anda. Anda akan diminta untuk mencoba melakukan Kegel. Sebuah monitor akan menunjukkan apakah Anda mengontrak otot yang benar dan berapa lama Anda mampu menahan kontraksi.

 

Menemukan otot dasar panggul pada pria

Pria sering kali mengalami masalah yang sama ketika harus mengidentifikasi kelompok otot dasar panggul yang benar. Untuk pria, salah satu cara untuk menemukannya adalah dengan memasukkan jari ke dalam rektum dan mencoba meremasnya – tanpa mengencangkan otot perut, bokong, atau paha. Trik bermanfaat lainnya adalah mengencangkan otot-otot yang mencegah Anda buang angin.

Jika Anda masih mengalami masalah, berlatihlah menghentikanaliran urin. Seperti pada wanita, ini adalah cara yang andal untuk menemukan lokasi otot dasar panggul, tetapi tidak boleh menjadi praktik rutin.

Biofeedback juga dapat membantu pria menemukan otot dasar panggul. Jika Anda kesulitan menemukannya sendiri, Anda mungkin ingin membuat janji dengan dokter Anda.

 

Tujuan dan manfaat senam kegel

Selalu kosongkan kandung kemih Anda sebelum melakukan senam kegel. Sebagai pemula, Anda harus mencari tempat yang tenang dan pribadi untuk duduk atau berbaring sebelum melakukan latihan. Saat Anda berlatih, Anda akan menemukan bahwa Anda dapat melakukannya di mana saja.

Saat Anda pertama kali mulai melakukan senam Kegel, regangkan otot-otot dasar panggul Anda selama tiga hitungan, kemudian kendurkan selama tiga hitungan. Teruskan sampai Anda selesai melakukan 10 pengulangan. Selama beberapa hari berikutnya, berlatihlah sampai Anda dapat menahan otot-otot Anda tegang selama 10 hitungan. Tujuan Anda adalah melakukan tiga set 10 pengulangan setiap hari.

Jangan berkecil hati jika Anda tidak segera melihat hasil yang Anda inginkan. Menurut Mayo Clinic, latihan kegel mungkin memakan waktu selama beberapa bulan untuk berdampak pada inkontinensia urin.

Mereka juga bekerja secara berbeda untuk setiap orang. 

Beberapa orang menunjukkan peningkatan besar dalam kontrol otot dan kontinensia urin. Namun, Kegels dapat mencegah kondisi Anda menjadi lebih buruk.

 

Perhatian

Jika Anda merasakan sakit di bagian perut atau punggung setelah sesi senam kegel, itu tandanya Anda tidak melakukannya dengan benar. Ingatlah selalu bahwa – bahkan saat Anda mengencangkan otot dasar panggul – otot di perut, punggung, bokong, dan samping harus tetap kendur.

Terakhir, jangan berlebihan melakukan senam Kegel Anda. 

Jika Anda melatih otot terlalu keras, otot akan menjadi lelah dan tidak dapat menjalankan fungsinya yang diperlukan

(disadur dari Mayo Klinik)

Gairah Menurun ? Coba Baca Ini.

Gairah Menurun ? Coba Baca Ini

Gairah Anda Menurun atau malah hilang ? Coba Cek Berikut ini.

Setiap orang akan selalu mempunyai gairah atau hasrat seksual terhadap pasangannya. Karena memang pada dasarnya manusia itu memiliki nafsu birahi, kalo tidak tersalurkan ya bisa berbahaya, apalagi tidak dikendalkan atau tersalurkan dengan cara yang salah, malah berbahaya. Dampaknya bisa sampai ke ranah mental.

Bagaimana gairah seksual itu bisa menurun? sebenarnya ada banyak faktor yang dapat terjadi. Stress adalah pemicu paling sering yang menimpa seseorang, karena beban mental yang diterima akan membuat seseorang tidak mampu berkonsentrasi sebelum faktor penyebab stress diselesaikan terlebih dahulu. 

Kemudian, perubahan hormon juga berpengaruh dalam gairah seksual. Ketika kadar hormon testoteron menurun karena faktor kelelahan atau sedang kondisi tidak sehat, akan mempengaruhi tingkat gairah seseorang. Istirahat sebentar, tidur kurang lebih 1 jam dapat mengembalikan kadar hormonal yang berpengaruh pada gairah seksual. 

Selanjutnya adalah hubungan dengan pasangan. Lhah kok bisa ? Bagaimana hubungan dengan pasangan memberikan efek kepada gairah seksual ?. Pada tulisan sebelumnya, terkutip bahwasannya hubungan seksual bukan sekedar kebutuhan biologis manusia paling mendasar namun ada seni didalamnya yang bertujuan untuk saling memberikan kepuasan, kenyamanan dan ikatan erat pasangan. Bahkan sampai pada penyelesaikan konflik suami-istri.

Bisa dibayangkan, apabila ada sebuah masalah dalam hubungan yang tidak segera diselesaikan, maka faktor-faktor emosional akan mendominasi sehingga memicu rasa ketidaktertarikan dalam hubungan. Jika dalam titik ini, gairah seksual akan menurun dan selanjutnya akan menjadi masalah internal karena ketidakpuasan pasangan dalam hal seksualitas. Ibarat bom waktu, sewaktu-waktu akan menjadi masalah. Selesaikan permasalahan, puaskan hubungan ranjang, senyum merekah, hati berbunga-bunga, cinta semakin dalam.

Baiklah, jika semisal yang diatas tadi ternyata tidak ada masalah, alias fine-fine saja, mengapa gairah bisa menurun juga ?. Cek kesehatan ! mungkin terjangkit oleh jenis penyakit dibawah ini.

Penyakit yang bisa menurunkan gairah seksual.

  1. Diabetes.

Apapun jenisnya, Diabetes Melitus, tipe A, tipe B atau yang lainnya (jika ada), Karena penyakit Diabetes yang semula hanya mempengaruhi organ pankreas sehingga tidak dapat membuat insulin akan menjalar kepada syaraf dan jantung, dimana penyaluran nutrisi dan elektrik syaraf pada organ intim akan terhambat. Sehingga menjadi sulit terangsang atau lama merespon rangsangan seksual.

Pada pria, akan menimbulkan DE yakni Disfungsional Erection atau Disfungsi Ereksi atau Impotensi atau sulit tegang ketika dibutuhkan. Bahasa lebih kasarnya, lemah tak berdaya (becanda ya…). Kalau pun bisa menegang hanya hitungan 1, 2, 3 saja, lalu lemas sediakala. Jika seperti ini, bisa dipastikan level orgasme tidak akan pernah bisa tercapai.

Pada wanita, titik rangsang pada vagina yakni klitoris akan sulit menerima rangsangan sehingga vagina tidak mampu menghasilkan cairan pelumas sehingga menjadi terlalu kering dan terlalu kesat. Bahkan wanita akan rentan terinfeksi jamur vagina dan sistitis (salah satu penyakit infeksi saluran kencing) yang membuat hubungan seks menjadi sangat panas dan menyiksa

      2. Penyakit Jantung

Penyakit yang menurut data beberapa waktu lalu menjadi penyakit pembunuh peringkat 3 besar di Indonesia ini, juga dapat mempengaruhi gairah seksual. Organ intim membutuhkan pasokan darah untuk mempertahankan ereksi, pada pria, dan rangsangan pada wanita, jika pasokan darah ini terganggu, maka dipastikan level orgasme akan sulit tercapai dan pada pria akan memicu disfungsi ereksi.

Dalam berhubungan seks, jantung akan memompa lebih banyak darah karena aktifitas tubuh dan organ untuk menimbulkan rangsangan-rangsangan. Jika jantung normal, maka akan baik-baik saja. Jika kondisi jantung tidak normal, akan menjadi mudah kelelahan sehingga seks tidak akan optimal bahkan bisa mengecewakan. Beberapa dokter menyarankan agar tidak melakukan hubungan seksual dalam kondisi berikut ini :

  • Angina tidak stabil, maksudnya adalah angina (nyeri dada) yang parah, seiring waktu jadi lebih sering, atau muncul saat beristirahat.
  • Permulaan angina (nyeri dada karena masalah jantung)
  • Hipertensi (tekanan darah tinggi) tidak terkendali
  • Gagal jantung lanjutan (ditandai dengan napas pendek saat beristirahat)
  • Serangan jantung dalam 2 minggu terakhir
  • Aritmia tertentu (denyut jantung yang abnormal, terutama dalam ventrikel jantung)
  • Kardiomiopati (otot jantung lemah)

Jika dalam kondisi tersebut tetap nekat melakukan hubungan intim, dikhawatirkan akan terjadi serangan jantung mendadak yang berakibat fatal. Sehingga membuat jarak antara hubungan seks yang satu dan selanjutnya, semakin jarang berhubungan seks dapat menurunkan gairah seksual.

Bagaimana dengan obat jantung ? itu membantu akan tetapi beberapa jenis obat jantung justru akan menurunkan gairah seks. Solusinya, jaga jantung agar tetap sehat, kurangi makanan yang memicu penyakit jantung dan olahraga beban.

       3. Gangguan Saraf

Kerusakan saraf, misalnya akibat neuropati, dapat menyebabkan gairah seksual hilang. Gangguan saraf memang tidak secara langsung berpengaruh pada produksi hormon seks libido, namun bisa menghambat reaksi tubuh untuk merespon stimulasi seksual.

Gairah dan orgasme dikendalikan oleh saraf-saraf yang ada di organ intim (penis, vagina, dan klitoris) dan bagian tubuh sensitif lainnya. Saraf-saraf ini menerima stimulasi seksual dan mengirimkan sinyal rangsangan tersebut ke otak.

Dari situ, otak akan merespon dengan cara mengalirkan darah ke organ intim Anda. Bila sudah cukup terangsang, penis akan ereksi dan kemudian ejakulasi. Klitoris wanita pun juga bisa terangsang dan ereksi. Nah, gangguan pada saraf tubuh yang manapun bisa menghambat atau mengacaukan proses rangsangan tersebut. Akibatnya, Anda jadi tidak bisa bergairah, ereksi, atau bahkan sulit orgasme.

Kerusakan saraf yang menyebabkan gairah seksual hilang biasanya dialami orang yang mengidap penyakit seperti diabetes, stroke, dan multiple sclerosis. Orang-orang yang pernah menjalani operasi panggul atau pernah mengalami cedera sumsum tulang belakang juga rentan mengalami kerusakan saraf yang bisa menyebabkan susah orgasme

         4. Penyakit Ginjal

Gagal ginjal kronis dan terapi cuci darah yang Anda lakukan selama pengobatan dapat memengaruhi gairah seksual Anda. Sebab, semua energi yang dimiliki tubuh akan terpusat pada penyakitnya sehingga membuat Anda kelelahan dan tidak bersemangat untuk beraktivitas, bahkan hingga untuk berhubungan seks dengan pasangan.

Perubahan kimia yang terjadi dalam tubuh karena efek samping pengobatan juga memengaruhi hormon, sirkulasi darah dan fungsi saraf. Gangguan pada salah satu atau ketiganya dapat menyebabkan penurunan gairah seksual.

         5. Penyakit Mental

Penyakit jiwa dapat berdampak buruk pada suasana hati, perasaan, stamina, selera makan, pola tidur, dan tingkat konsentrasi penderitanya. Tak terkecuali juga hasrat seksual. Penyakit jiwa juga dapat menyebabkan hilangnya minat dan kegemaran pada hal-hal yang sebelumnya disukai, termasuk seks.

Hal ini pun tidak terbatas hanya pada orang-orang yang mengalami depresi saja, namun juga gangguan jiwa lainnya seperti gangguan kecemasan, gangguan bipolar, kepribadian ambang, bahkan hingga OCD dan PTSD. Beberapa obat terkait gangguan jiwa, seperti antidepresan macam fluoxetine (Prozac), pun dapat menurunkan gairah seks.

Selain dari diagnosis mandiri, penyakit jiwa juga bisa muncul menyertai berbagai penyakit fisik kronis sebagai komplikasinya. Pasalnya, menerima diagnosis penyakit kronis dapat membuat emosi Anda menjadi tidak stabil. Anda merasakan rasa khawatir, takut, cemas, dan stres. Perubahan emosi ini tak menutup kemungkinan akan memengaruhi gairah seksual Anda.

Misalnya saja, di antara pasien penyakit jantung, nafsu seks yang menurun sering berasal dari depresi. Depresi dapat memengaruhi 1 dari 3 pasien yang pulih dari serangan jantung. Kondisi ini sering menurunkan gairah seks, dan pada pria, dapat menyebabkan disfungsi ereksi.

Setiap penyakit akan selalu ada obatnya dan solusinya, jika urusan stamina pria dan masalah tahan lama bisa konsultasikan kepada kami.

(disadur dari berbagai sumber)

 

 

Solusi Mengatasi Ejakulasi Dini

Ejakulasi Dini Solusi dan Perawatannya

Cara mengobati ejakulasi dini

Ejakulasi dini adalah salah satu bentuk disfungsi seksual yang dapat berdampak buruk pada kualitas kehidupan seks seorang pria. Itu adalah saat orgasme atau “klimaks” terjadi lebih cepat dari yang diinginkan.

Kadang-kadang ada komplikasi dengan reproduksi, tetapi ejakulasi dini (PE) juga dapat mempengaruhi kepuasan seksual, baik untuk pria maupun pasangannya. Dalam beberapa tahun terakhir, pengenalan dan pemahaman tentang disfungsi seksual pria telah meningkat, dan ada pemahaman yang lebih baik tentang masalah yang dapat ditimbulkan darinya.

Informasi di sini bertujuan untuk mengungkap penyebab PE dan menguraikan pilihan pengobatan yang efektif. Fakta cepat tentang ejakulasi dini.

Berikut beberapa poin penting tentang ejakulasi dini.

Pada sebagian besar kasus, ketidakmampuan untuk mengontrol ejakulasi jarang terjadi karena kondisi medis, meskipun dokter perlu mengesampingkan hal ini.

PE dapat menyebabkan gejala sekunder seperti kesusahan, rasa malu, kecemasan, dan depresi.

Pilihan pengobatan berkisar dari jaminan dari dokter bahwa masalahnya mungkin membaik pada waktunya, melalui metode rumah untuk “melatih” waktu ejakulasi.

Pengobatan Ejakulasi dini dapat menyebabkan tekanan yang signifikan.

Dalam kebanyakan kasus, ada penyebab psikologis, dan prognosisnya bagus.

Jika masalah terjadi pada awal hubungan seksual baru, kesulitan tersebut sering kali teratasi seiring berjalannya hubungan. Namun, jika masalahnya terus berlanjut, dokter mungkin merekomendasikan konseling dari terapis yang mengkhususkan diri dalam hubungan seksual, atau “terapi pasangan”.

Tidak ada obat yang dilisensikan secara resmi di Amerika Serikat untuk mengobati PE, tetapi beberapa antidepresan telah ditemukan untuk membantu beberapa pria menunda ejakulasi.

Seorang dokter tidak akan meresepkan obat apa pun sebelum mengambil riwayat seksual terperinci untuk mencapai diagnosis PE yang jelas. Perawatan obat dapat memiliki efek samping, dan pasien harus selalu berdiskusi dengan dokter sebelum menggunakan obat apa pun.

Dapoxetine (nama merek Priligy) Sumber Tepercaya digunakan di banyak negara untuk menangani beberapa jenis PE primer dan sekunder. Ini adalah SSRI kerja cepat yang juga dilisensikan untuk mengobati PE. Namun, kriteria tertentu harus dipenuhi.

Dapat digunakan jika:

  • seks vaginal berlangsung kurang dari 2 menit sebelum ejakulasi terjadi
  • ejakulasi terus menerus atau berulang terjadi setelah rangsangan seksual yang sangat sedikit dan sebelum, selama, atau segera setelah penetrasi awal, dan sebelum dia ingin mencapai klimaks
  • ada gangguan pribadi atau kesulitan interpersonal karena PE
  • ada kontrol yang buruk atas ejakulasi
  • sebagian besar upaya hubungan seksual dalam 6 bulan terakhir melibatkan ejakulasi dini

Efek samping dari dapoxetine termasuk mual, diare, pusing, dan sakit kepala.

Obat topikal

Beberapa terapi topikal dapat diterapkan pada penis sebelum berhubungan seks, dengan atau tanpa kondom. Krim anestesi lokal ini mengurangi rangsangan. Contohnya termasuk lidokain atau prilokain, yang dapat meningkatkan durasi sebelum ejakulasi.

Namun, penggunaan anestesi yang lebih lama dapat menyebabkan mati rasa dan hilangnya ereksi. Sensasi berkurang yang diciptakan oleh krim mungkin tidak dapat diterima oleh pria, dan mati rasa dapat mempengaruhi wanita juga.

Pengobatan rumahan

Dua metode yang dapat membantu pria adalah:

Metode start-and-stop: Ini bertujuan untuk meningkatkan kontrol pria terhadap ejakulasi. Baik pria atau pasangannya menghentikan rangsangan seksual pada titik ketika dia merasa akan mengalami orgasme, dan hal itu berlanjut setelah sensasi orgasme yang akan datang mereda.

Metode pemerasan: Ini serupa, tetapi pria dengan lembut meremas ujung penisnya, atau pasangannya melakukan ini untuknya, selama 30 detik sebelum memulai kembali stimulasi. Seorang pria mencoba untuk mencapai ini sebanyak tiga atau empat kali sebelum membiarkan dirinya ejakulasi.

Latihan itu penting, dan jika masalah berlanjut, mungkin ada baiknya berbicara dengan dokter.

Latihan

Peneliti telah menemukan bahwa senam kegel, yang bertujuan untuk memperkuat otot dasar panggul, dapat membantu pria dengan PE seumur hidup.

Empat puluh pria dengan kondisi tersebut menjalani terapi fisik yang melibatkan:

  • fisio-kinesioterapi untuk mencapai kontraksi otot
  • elektrostimulasi lantai perineum
  • biofeedback, yang membantu mereka memahami cara mengontrol kontraksi otot di dasar perineum

Mereka juga mengikuti serangkaian latihan individual.

Setelah 12 minggu pengobatan, lebih dari 80 persen dari para partisipan memperoleh tingkat kendali atas refleks ejakulasi mereka. Mereka meningkatkan waktu antara penetrasi dan ejakulasi setidaknya 60 detik.

Penyebab

Sejumlah faktor mungkin terlibat.

Faktor psikologi

Sebagian besar kasus PE tidak terkait dengan penyakit apa pun dan justru disebabkan oleh faktor psikologis, termasuk:

  • pengalaman seksual
  • masalah dengan citra tubuh
  • kebaruan dari suatu hubungan
  • kegembiraan berlebihan atau terlalu banyak stimulasi
  • stres hubungan
  • kegelisahan
  • perasaan bersalah atau tidak mampu
  • depresi
  • masalah yang terkait dengan kontrol dan keintiman

Faktor psikologis umum ini dapat memengaruhi pria yang sebelumnya mengalami ejakulasi normal. Kasus-kasus ini sering disebut PE sekunder, atau didapat. Kebanyakan kasus dengan bentuk yang lebih jarang dan lebih persisten — PE primer atau seumur hidup — juga diyakini disebabkan oleh masalah psikologis.

Kondisi ini seringkali dapat ditelusuri kembali ke trauma awal, seperti:

  • pengajaran dan pendidikan seksual yang ketat
  • pengalaman traumatis seks
  • pengondisian, misalnya, ketika seorang remaja belajar 
  • ejakulasi dengan cepat agar tidak ketahuan melakukan 
  • masturbasi

Penyebab medis

Lebih jarang, mungkin ada penyebab biologis. Berikut ini adalah kemungkinan penyebab medis PE:

  • diabetes
  • sklerosis ganda
  • penyakit prostat
  • masalah tiroid, Sumber Tepercaya
  • penggunaan obat-obatan terlarang
  • konsumsi alkohol yang berlebihan
  • PE bisa menjadi tanda bahwa kondisi yang mendasari membutuhkan pengobatan.

Gejala

Secara medis, bentuk PE yang lebih persisten, primer atau seumur hidup, ditentukan oleh adanya tiga fitur berikut:

  • Ejakulasi selalu, atau hampir selalu, terjadi sebelum penetrasi seksual tercapai, atau dalam waktu sekitar satu menit setelah penetrasi.
  • Ada ketidakmampuan untuk menunda ejakulasi setiap kali, atau hampir setiap kali, penetrasi terjadi.
  • Konsekuensi pribadi negatif muncul, seperti kesusahan dan frustrasi, atau penghindaran keintiman seksual.

Gejala psikologis sekunder akibat peristiwa ejakulasi fisik. Pria, pasangannya, atau keduanya mungkin mengalaminya.

Gejala sekunder meliputi:

  • kepercayaan diri menurun dalam hubungan
  • kesulitan interpersonal
  • tekanan mental Sumber Tepercaya
  • kegelisahan
  • rasa malu
  • depresi

Pria yang ejakulasi terlalu cepat dapat mengalami tekanan psikologis, tetapi hasil penelitian dari 152 pria dan pasangannya menunjukkan bahwa pasangannya cenderung kurang khawatir tentang PE dibandingkan pria yang mengalaminya.

Diagnosa

Panduan yang digunakan oleh psikiater dan psikolog untuk membuat diagnosis klinis (dikenal sebagai DSM-V) mendefinisikan PE sebagai kelainan seksual hanya jika uraian berikut ini benar:

“Ejakulasi dengan rangsangan seksual minimal sebelum atau sesaat setelah penetrasi dan sebelum orang tersebut menginginkannya. Kondisi ini terus-menerus atau sering terjadi dan menyebabkan tekanan yang signifikan. “

Namun, bentuk PE yang lebih longgar adalah salah satu jenis disfungsi seksual yang paling umum. Seorang dokter akan menanyakan pertanyaan tertentu yang dimaksudkan untuk membantu mereka menilai gejala, seperti berapa lama sebelum ejakulasi terjadi. Ini dikenal sebagai latensi.

Pertanyaan mungkin termasuk:

  • Seberapa sering Anda mengalami PE?
  • Sudah berapa lama Anda mengalami masalah ini?
  • Apakah itu terjadi dalam setiap hubungan seksual, atau 
  • hanya pada waktu-waktu tertentu?
  • Berapa banyak rangsangan yang menyebabkan ejakulasi?
  • Bagaimana PE memengaruhi aktivitas seksual Anda?
  • Bisakah Anda menunda ejakulasi Anda sampai setelah penetrasi?
  • Apakah Anda atau pasangan merasa kesal atau frustrasi?
  • Bagaimana PE memengaruhi kualitas hidup Anda?

Hasil dari survei menunjukkan bahwa PE mempengaruhi antara 15 persen dan 30 persen pria. Namun, ada jauh lebih sedikit kasus yang didiagnosis dan didiagnosis secara medis. 

Perbedaan statistik ini sama sekali tidak mengurangi ketidaknyamanan yang dialami oleh pria yang tidak memenuhi kriteria diagnosis yang ketat.

PE primer atau seumur hidup diperkirakan memengaruhi sekitar 2 persen pria.

Perlu menjadi sebuah perhatian, ketika obat-obatan kimia sudah masuk dalam tubuh Anda, maka organ dalam tubuh Anda akan bekerja lebih berat dan dapat menimbulkan gejala penyakit yang lainnya. 

Solusi yang aman adalah dengan menghubungi terapis kami untuk konsultasi dan melakukan terapi Van Nilli Strong.

 

Dehidrasi Dapat Menyebabkan Disfungsi Ereksi, Benarkah ?

Dehidrasi Menyebabkan Disfungsi Ereksi, benarkah ?

Dehidrasi: bisakah menyebabkan disfungsi ereksi (DE)?

Tingkat hidrasi yang lebih tinggi juga berarti volume darah yang lebih tinggi. Volume darah yang lebih tinggi ini memfasilitasi aliran darah yang lebih baik ke seluruh sistem Anda: yaitu ke penis Anda. Semakin sedikit darah yang beredar ke penis Anda, semakin sedikit oksigen — yang dibawa oleh sel darah merah ke seluruh tubuh Anda — yang didapatnya.

Tetap terhidrasi seperti mengganti oli di mobil Anda. Anda mungkin tidak terlalu memikirkannya, namun hal itu perlu dilakukan untuk memastikan semuanya berjalan dengan lancar. 

Abaikan tugas vital ini cukup lama, dan tubuh Anda, seperti mobil, akan rusak. Anda mungkin tidak khawatir tentang potensi pusing dan kram otot, tetapi dehidrasi memengaruhi kinerja Anda tidak hanya di kantor dan gym, tetapi juga di kamar tidur.

Benar — ada hubungan antara DE dan dehidrasi. DE, atau disfungsi ereksi, terjadi ketika seseorang mengalami kesulitan mendapatkan atau mempertahankan ereksi. Banyak orang menganggap DE sebagai masalah kronis, dan bisa jadi, tapi bisa juga masalah acak atau sesekali. Ini juga merupakan kondisi yang relatif umum. Secara global, antara 3 dan 76,5% pria mengalami disfungsi ereksi, menurut sebuah studi tahun 2019, tetapi penting untuk dicatat bahwa ini menyatukan semua kelompok usia (Kessler, 2019). Para peneliti juga menemukan bahwa ada peningkatan prevalensi DE seiring bertambahnya usia, dan tingkat DE juga dikaitkan dengan penyakit kardiovaskular.

Pria yang lebih muda tidak kebal terhadap kondisi tersebut. Sekitar 8% pria berusia 20-29 tahun dan 11% pria usia 30-39 tahun mengalami disfungsi ereksi, menurut sebuah penelitian yang mengamati 27.000 pria dari delapan negara berbeda (Rosen, 2004). Tetapi sulit untuk memahami angka sebenarnya dengan jelas. Rosen dan rekan penelitinya menemukan bahwa pada pria dengan DE dalam penelitian mereka, hanya 58% yang pernah mencari bantuan dari profesional medis untuk kondisi tersebut.

DE dan dehidrasi

Kenyataannya, ereksi tidak sesederhana yang dibayangkan oleh budaya pop. Banyak sistem tubuh yang berbeda dapat memengaruhi kemampuan pria untuk mendapatkan dan mempertahankan ereksi cukup lama untuk melakukan hubungan seksual. Hidrasi memengaruhi banyak sistem tersebut. 

Dehidrasi hanya 1–2% memengaruhi kemampuan kognitif dan memori. Hanya 4% yang meningkatkan suhu, menurunkan kinerja dan menyebabkan sakit kepala, kantuk, dan mudah tersinggung. Ini juga berdampak negatif pada ketahanan dan kekuatan otot (Shaheen, 2018). Banyak di antaranya dapat memengaruhi kinerja di kamar tidur, tetapi penanda biologis yang paling dapat diterapkan untuk kesalahan besar adalah volume darah.

Tingkat hidrasi yang lebih tinggi juga berarti volume darah yang lebih tinggi. Volume darah yang lebih tinggi ini memfasilitasi aliran darah yang lebih baik ke seluruh sistem Anda: yaitu ke penis Anda. Semakin sedikit darah yang beredar ke penis Anda, semakin sedikit oksigen — yang dibawa oleh sel darah merah ke seluruh tubuh Anda — yang didapatnya. Pria dengan DE memiliki saturasi oksigen penis yang lebih rendah (Padmanabhan, 2007). Menurunkan kadar cairan dalam tubuh Anda juga memicu pelepasan hormon yang disebut angiotensin, yang mengencangkan atau menyempitkan pembuluh darah. Hal ini dapat menyebabkan peningkatan tekanan darah dan juga menghambat aliran darah ke penis.

Tetapi bahkan memperhitungkan semua sistem berbeda yang mengalami ereksi, kami meninggalkan sesuatu: hasrat seksual bersifat fisiologis dan emosional. Bahkan dehidrasi ringan berdampak negatif pada suasana hati, dan meskipun efek ini lebih terasa pada wanita, hal ini juga memengaruhi pria (Ganio, 2011). Studi lain menemukan bahwa sebagian besar pria heteroseksual dan homoseksual (84-91%) melaporkan penurunan gairah seks saat merasa sedih atau depresi (Janssen, 2013). Secara keseluruhan, minum cukup air berkontribusi pada kesehatan yang lebih baik secara keseluruhan, dan itu alasan yang baik untuk mengetahui tanda-tanda dehidrasi dan memperhatikan tingkat hidrasi Anda.

Penyebab DE lainnya

Tentu saja, ada penyebab lain dari disfungsi ereksi. Dehidrasi mudah diatasi, tetapi beberapa kondisi lain yang memengaruhi fungsi ereksi memerlukan perhatian profesional medis dan, dalam beberapa kasus, mungkin memerlukan pengobatan. Penyebab lain dari disfungsi seksual meliputi:

  • Masalah sirkulasi (termasuk tekanan darah tinggi)
  • Kondisi yang memengaruhi otot dan / atau saraf sepertipenyakit Parkinson dan multiple sclerosis
  • Diabetes
  • Masalah kesehatan emosional atau mental
  • Penyakit jantung
  • Kolesterol Tinggi
  • Kegemukan
  • Obat resep
  • Penyalahgunaan zat (termasuk alkohol, tembakau, dan obat-obatan lainnya)
  • Perawatan untuk kanker prostat atau pembesaran prostat

Seperti yang kami katakan, ereksi terkait dengan banyak sistem tubuh Anda, itulah sebabnya daftar ini sangat panjang. Untuk detail lebih lanjut dan daftar lengkap obat resep yang mungkin menjadi inti masalahnya, lihat panduan lengkap kami tentang apa yang menyebabkan disfungsi ereksi.

Pilihan pengobatan untuk DE

Tetapi hanya karena Anda harus berbicara dengan penyedia layanan kesehatan Anda tidak berarti tidak mungkin untuk mengobati penyebab disfungsi ereksi yang lebih rumit ini. 

Penting juga untuk diingat bahwa satu serangan DE tidak selalu menunjukkan adanya masalah kesehatan yang lebih besar. Bicaralah dengan profesional medis jika itu membantu menjernihkan pikiran Anda, karena kondisi mental yang cemas juga dapat memengaruhi fungsi ereksi. Sederhananya, kecemasan kinerja juga ada di kamar tidur.

Dalam banyak kasus, mengobati disfungsi ereksi adalah masalah mengobati kondisi yang mendasarinya. Terkadang itu sesederhana air minum (seperti dehidrasi) atau dapat melibatkan obat resep (seperti statin untuk menurunkan tekanan darah). Jika mengobati kondisi yang mendasarinya tidak membantu, ada obat resep yang tersedia untuk memerangi DE secara khusus.

Perawatan untuk DE termasuk pengobatan oral, hormon, dan vitamin dan suplemen. Obat oral adalah pilihan pengobatan yang umum dan jenis yang umum — termasuk avanafil (nama merek Stendra), sildenafil (nama merek Viagra), tadalafil (nama merek Adcirca dan Cialis), dan vardenafil (nama merek Levitra dan Staxyn) – mengatasi masalah ini dengan menenangkan otot di penis, meningkatkan aliran darah. Dalam beberapa kasus, terapi penggantian hormon dapat digunakan jika DE disebabkan oleh rendahnya testosteron. Vitamin dan suplemen tertentu seperti ginseng merah dapat membantu meringankan DE, tetapi tidak semuanya terbukti berhasil. 

Perubahan gaya hidup juga dapat berkontribusi pada fungsi ereksi yang lebih sehat secara keseluruhan.Dasar dari gaya hidup sehat secara keseluruhan dapat membantu mencegah DE terjadi. Dukung kesehatan seksual Anda dengan membangun kebiasaan sehat seperti melakukan aktivitas fisik yang cukup, mengelola stres, menjaga berat badan yang sehat, dan makan makanan yang sehat untuk jantung. Meskipun aturan lama delapan gelas air mungkin tidak cocok untuk semua orang, cobalah minum air sepanjang hari untuk menjaga tingkat hidrasi yang tepat.

 

(disadur dari getroman)

Jaga Ginjal Tingkatkan Kualitas Seksual

Jaga Ginjal Tingkatkan Seksual

Gambaran

Ginjal Anda adalah organ seukuran kepalan tangan yang terletak di bagian bawah tulang rusuk Anda, di kedua sisi tulang belakang Anda. Mereka melakukan beberapa fungsi.

Yang terpenting, mereka menyaring produk limbah, kelebihan air, dan kotoran lain dari darah Anda. Produk limbah ini disimpan di kandung kemih Anda dan kemudian dikeluarkan melalui urin.

Selain itu, ginjal Anda mengatur kadar pH, garam, dan kalium dalam tubuh Anda. Mereka juga menghasilkan hormon yang mengatur tekanan darah dan mengontrol produksi sel darah merah.

Ginjal Anda juga bertanggung jawab untuk mengaktifkan bentuk vitamin D yang membantu tubuh Anda menyerap kalsium untuk membangun tulang dan mengatur fungsi otot.

Menjaga kesehatan ginjal penting untuk kesehatan Anda secara keseluruhan dan kesejahteraan umum. Dengan menjaga kesehatan ginjal, tubuh Anda akan menyaring dan membuang limbah dengan baik dan menghasilkan hormon untuk membantu tubuh Anda berfungsi dengan baik.

Berikut beberapa tips untuk membantu menjaga kesehatan ginjal Anda.

  1. Tetap aktif dan bugar

Olahraga teratur bagus untuk lebih dari sekedar lingkar pinggang Anda. Dapat menurunkan risiko penyakit ginjal kronis. Ini juga dapat mengurangi tekanan darah Anda dan meningkatkan kesehatan jantung Anda, yang keduanya penting untuk mencegah kerusakan ginjal.

Anda tidak perlu lari maraton untuk menuai hasil dari olahraga. Berjalan, berlari, bersepeda, dan bahkan menari bagus untuk kesehatan Anda. Temukan aktivitas yang membuat Anda sibuk dan bersenang-senang. Akan lebih mudah untuk mematuhinya dan mendapatkan hasil yang luar biasa.

  1. Kontrol gula darah Anda

Orang dengan diabetes, atau kondisi yang menyebabkan gula darah tinggi, dapat mengalami kerusakan ginjal. Ketika sel-sel tubuh Anda tidak dapat menggunakan glukosa (gula) dalam darah Anda, ginjal Anda dipaksa bekerja ekstra keras untuk menyaring darah Anda. Pengerahan tenaga selama bertahun-tahun, hal ini dapat menyebabkan kerusakan yang mengancam jiwa.

Namun, jika Anda bisa mengontrol gula darah, Anda mengurangi risiko kerusakan. Selain itu, jika kerusakan terdeteksi lebih awal, dokter Anda dapat mengambil langkah-langkah untuk mengurangi atau mencegah kerusakan tambahan.

  1. Pantau tekanan darah

Tekanan darah tinggi dapat menyebabkan kerusakan ginjal. Jika tekanan darah tinggi terjadi dengan masalah kesehatan lain seperti diabetes, penyakit jantung, atau kolesterol tinggi, dampaknya pada tubuh Anda bisa signifikan.

Pembacaan tekanan darah yang sehat adalah 120/80. Prehipertensi berada di antara titik itu dan 139/89. 

Perubahan gaya hidup dan pola makan dapat membantu menurunkan tekanan darah Anda pada saat ini. Jika pembacaan tekanan darah Anda secara konsisten di atas 140/90, Anda mungkin mengalami tekanan darah tinggi. Anda harus berbicara dengan dokter Anda tentang pemantauan tekanan darah Anda secara teratur, membuat perubahan gaya hidup Anda, dan mungkin minum obat.

  1. Pantau berat badan dan makan makanan yang sehat

Orang yang kelebihan berat badan atau obesitas berisiko mengalami sejumlah kondisi kesehatan yang dapat merusak ginjal. Ini termasuk diabetes, penyakit jantung, dan penyakit ginjal.

Pola makan sehat yang rendah natrium, daging olahan, dan makanan perusak ginjal lainnya dapat membantu mengurangi risiko kerusakan ginjal. Fokus pada makan bahan segar yang secara alami rendah natrium, seperti kembang kol, blueberry, ikan, biji-bijian, dan banyak lagi.

  1. Minum banyak cairan

Tidak ada keajaiban di balik nasihat klise untuk minum delapan gelas air sehari, tetapi itu adalah tujuan yang baik karena mendorong Anda untuk tetap terhidrasi. Asupan air yang teratur dan konsisten sehat untuk ginjal Anda.Air membantu membersihkan natrium dan racun dari ginjal Anda. Ini juga menurunkan risiko penyakit ginjal kronis.

Targetkan setidaknya 1,5 hingga 2 liter dalam sehari. Berapa banyak air yang Anda butuhkan sangat bergantung pada kesehatan dan gaya hidup Anda. Faktor-faktor seperti iklim, olahraga, jenis kelamin, kesehatan secara keseluruhan, dan apakah Anda hamil atau menyusui penting untuk dipertimbangkan saat merencanakan asupan air harian Anda.

Orang yang sebelumnya menderita batu ginjal harus minum lebih banyak air untuk membantu mencegah penumpukan batu di masa mendatang.

  1. Jangan merokok

Merokok merusak pembuluh darah tubuh Anda. Ini menyebabkan aliran darah lebih lambat ke seluruh tubuh Anda dan ke ginjal Anda.

Merokok juga meningkatkan risiko kanker pada ginjal Anda. Jika Anda berhenti merokok, risiko Anda akan turun. Namun, dibutuhkan waktu bertahun-tahun untuk kembali ke tingkat risiko seseorang yang tidak pernah merokok.

  1. Waspadai jumlah pil OTC yang Anda minum

Jika Anda secara teratur mengonsumsi obat pereda nyeri yang dijual bebas (OTC), Anda dapat menyebabkan kerusakan ginjal. Obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID), termasuk ibuprofen dan naproxen, dapat merusak ginjal jika Anda meminumnya secara teratur untuk nyeri kronis, sakit kepala, atau artritis.

Orang tanpa masalah ginjal yang minum obat kadang-kadang kemungkinan besar sembuh. Namun, jika Anda menggunakan obat-obatan ini setiap hari, Anda dapat membahayakan kesehatan ginjal Anda. Bicarakan dengan dokter Anda tentang perawatan yang aman untuk ginjal jika Anda sedang mengatasi rasa sakit.

  1. Periksakan fungsi ginjal Anda jika Anda berisiko tinggi

Jika Anda berisiko tinggi mengalami kerusakan ginjal atau penyakit ginjal, sebaiknya lakukan tes fungsi ginjal secara teratur. Orang-orang berikut mungkin mendapat manfaat dari skrining rutin: 

  • orang yang berusia di atas 60 tahun
  • orang yang lahir dengan berat badan lahir rendah
  • orang yang memiliki penyakit kardiovaskular atau memiliki keluarga dengannya
  • orang yang memiliki atau memiliki riwayat keluarga tekanan darah tinggi
  • orang yang mengalami obesitas
  • orang yang percaya bahwa mereka mungkin mengalami kerusakan ginjal

Tes fungsi ginjal secara teratur adalah cara yang bagus untuk mengetahui kesehatan ginjal Anda dan untuk memeriksa kemungkinan perubahan. Mengatasi kerusakan apa pun dapat membantu memperlambat atau mencegah kerusakan di masa mendatang.

 

Ketika ada yang salah

Sedikit lebih dari 1 dari 10 orang Amerika di atas usia 20 tahun menunjukkan bukti penyakit ginjal. Beberapa bentuk penyakit ginjal bersifat progresif, yang berarti penyakit ini semakin parah seiring berjalannya waktu. Ketika ginjal Anda tidak dapat lagi mengeluarkan kotoran dari darah, mereka gagal.

Penumpukan limbah di tubuh Anda dapat menyebabkan masalah serius dan menyebabkan kematian. Untuk mengatasinya, darah Anda harus disaring secara artifisial melalui dialisis, atau Anda memerlukan transplantasi ginjal.

 

Jenis penyakit ginjal

Penyakit ginjal kronis

Bentuk penyakit ginjal yang paling umum adalah penyakit ginjal kronis. Penyebab utama penyakit ginjal kronis adalah tekanan darah tinggi. Karena ginjal Anda terus-menerus memproses darah tubuh Anda, mereka terpapar sekitar 20 persen dari total volume darah Anda setiap menit.

Tekanan darah tinggi berbahaya bagi ginjal Anda karena dapat menyebabkan peningkatan tekanan pada glomeruli, unit fungsional ginjal Anda. Pada waktunya, tekanan tinggi ini mengganggu alat penyaringan ginjal Anda dan fungsinya menurun.

Pada akhirnya, fungsi ginjal akan memburuk ke titik di mana mereka tidak dapat lagi melakukan tugasnya dengan baik, dan Anda harus menjalani cuci darah. Dialisis menyaring cairan dan limbah dari darah Anda, tetapi ini bukanlah solusi jangka panjang. Akhirnya, Anda mungkin memerlukan transplantasi ginjal, tetapi itu tergantung pada keadaan Anda.

Diabetes adalah penyebab utama penyakit ginjal kronis. 

Seiring waktu, kadar gula darah yang tidak terkontrol akan merusak unit fungsional ginjal Anda, juga menyebabkan gagal ginjal.

Batu ginjal

Masalah ginjal umum lainnya adalah batu ginjal. Mineral dan zat lain dalam darah Anda mungkin mengkristal di ginjal, membentuk partikel padat, atau batu, yang biasanya keluar dari tubuh Anda melalui urin.

Mengeluarkan batu ginjal bisa sangat menyakitkan, tetapi jarang menyebabkan masalah yang signifikan.

Glomerulonefritis

Glomerulonefritis adalah peradangan glomeruli, struktur mikroskopis di dalam ginjal Anda yang melakukan penyaringan darah. Glomerulonefritis dapat disebabkan oleh infeksi, obat-obatan, kelainan bawaan, dan penyakit autoimun.

Kondisi ini mungkin membaik dengan sendirinya atau memerlukan obat penekan kekebalan.

Penyakit ginjal polikistik

Kista ginjal individu cukup umum dan biasanya tidak berbahaya, tetapi penyakit ginjal polikistik adalah kondisi yang terpisah dan lebih serius.

Penyakit ginjal polikistik adalah kelainan genetik yang menyebabkan banyak kista, kantung cairan, tumbuh di dalam dan di permukaan ginjal, mengganggu fungsi ginjal.Infeksi saluran kemih 

Infeksi saluran kemih adalah infeksi bakteri pada salah satu bagian sistem kemih Anda. Infeksi pada kandung kemih dan uretra adalah yang paling umum. Mereka umumnya mudah diobati dan memiliki sedikit, jika ada, konsekuensi jangka panjang.

Namun, jika tidak ditangani, infeksi ini dapat menyebar ke ginjal dan menyebabkan gagal ginjal.

 

Apa yang dapat Anda lakukan untuk meningkatkan kesehatan ginjal

Ginjal Anda sangat penting untuk kesehatan Anda secara keseluruhan. Organ-organ ini bertanggung jawab atas banyak fungsi, mulai dari mengolah limbah tubuh hingga membuat hormon. Itulah mengapa merawat ginjal Anda harus menjadi prioritas kesehatan utama.

Mempertahankan gaya hidup aktif dan sadar kesehatan adalah hal terbaik yang dapat Anda lakukan untuk memastikan ginjal Anda tetap sehat.

Jika Anda memiliki kondisi kesehatan kronis yang meningkatkan risiko kerusakan ginjal atau penyakit ginjal, Anda juga harus bekerja sama dengan dokter untuk mengawasi tanda-tanda hilangnya fungsi ginjal.

 

Menjadi sebuah catatan.

Dalam artikel kesehatan, ginjal memegang peranan yang cukup vital dalam kehidupan seksual Anda. Karena organ ini yang langsung berhubungan dengan alat reproduksi pria dan wanita, meskipun pada wanita terdapat saluran yang dapat dikatakan terpisah. Sedangkan pada pria, harus lebih diperhatikan, karena masalah disfungsi seksual pada pria akan selalu terkait dengan saluran kandung kemih berikut ginjal dan prostat.

Jaga ginjal Anda untuk tetap sehat agar kualitas seksual Anda tetap terjaga. Dan bila ingin memperbaiki kualitas stamina dan durasi seksual, jangan meragu untuk menghubungi terapis kami.

 

(disadur dari berbagai sumber)

Manfaat Latihan Angkat Beban

Manfaat Latihan Beban


Menjadi sebuah rahasia umum bahwasannya olah raga angkat beban adalah aktivitas olahraga untuk menguatkan otot-otot tertentu yang dilatih, menguatkan struktur tulang tubuh dan tulang disekitar otot yang sedang dilatih. Banyak olahragawan yang mempunyai postur tubuh yang tegap dan terlihat gagah ketika melatih otot-otot mereka dengan latihan beban.

Namun apakah hanya sekedar itu saja manfaat dari kegiatan olahraga angkat beban ? silahkan lanjutkan membaca untuk mendapatkan informasi lebih lanjut manfaat dari olahraga angkat beban.

Meningkatkan Fungsi Otak.

Dengan melakukan kegiatan olahraga angkat beban, maka brain-derived neurotrophic factor akan terstimulasi untuk melakukan pembentukkan sel otak baru. Sehingga menyebabkan stimulus untuk menambah kapasitas daya ingat.

Olahraga angkat beban secara rutin dan intens akan meningkatkan kualitas dalam berpikir, hal ini disebabkan karena suplai oksigen yang mengalir ke otak meningkat setiap kali melakukan aktivitas angkat beban.

Meningkatkan Kadar Hormon Testoteron

Hormon yang Laki Bangetlah, Hormon Testoteron. Yang berfungsi sebagai mempertahankan kepadatan tulang, massa otot, kekuatan otot, distribusi lemak, produksi sperma dan dorongan seksual pria. Ini merupakan hormon yang penting bagi pria.

Pada usia 30 tahun keatas, menurut sebuah artikel, pria diatas 30 tahun akan mengalami kecenderungan penurunan kadar hormon testoteron dalam tubuhnya, sehingga dengan melakukan aktivitas angkat beban yang rutin dapat meningkatkan kadar hormon tersebut.

Karena mampu meningkatkan produksi sperma dan dorongan seksual pria, maka hormon ini merupakan salah satu faktor kepuasan seksual pasangan Anda. Hormon yang laki banget lah.

Memperbaiki Kualitas Tidur

Insomnia ? Tidur tidak bisa nyenyak ? jangan lakukan Riba. Makanya tidur jadi tidak berkualitas. Ups… maaf ya . . . 

Dengan melakukan aktivitas angkat beban minimal 3 kali seminggu, menurut sebuah artikel, akan meningkatkan 65 persen kualitas tidur Anda. Dimana, tidur merupakan saran untuk mengisi kembali energi yang hilang setelah aktivitas, mengistirahatkan beberapa organ tubuh, membantu proses metabolisme tubuh yang penting untuk penyembuhan dan detoksifikasi.

Menurunkan Berat Badan

Kalau yang ini memang fix lah. Membakar kalori dan lemak yang ada dalam tubuh secara intens dan ini bukan hanya terjadi saat melakukan angkat beban, namun juga setelah aktivitas angkat beban pun masih terjadi pembakaran lemak dalam tubuh.

Kombinasikan dengan olahraga kardio, maka proses pembakaran kalori akan terjadi lebih banyak dan intens sehingga penurunan berat badan akan terjadi. Sebagaimana perkataan pelaku binaragawan dan penggiat olah raga angkat beban bahwasannya ketika otot-otot dialtih dan sudah mulai terlatih maka dengan sendirinya mereka akan membantu tubuh untuk membakar lemak secara terus menerus meskipun kita tertidur sekalipun, dengan catatan melakukan olahraga angkat beban secara rutin dan terjadwal.

Mencegah Penyakit Jantung

Ketika penderita obesitas akan melakukan program diet atau program penurunan berat badan, maka saran yang sering diberikan adalah memperbanyak waktu untuk latihan angkat beban secara rutin, terjadwal dan bertahap. Karena obesitas ketika langsung melakukan olahraga kardio maka dikhawatirkan akan terjadi cedera pada tulang sendi dan persendian akibat beban yang terlalu berat. 

Dengan melakukan angkat beban, diharapkan otot-otot tubuh akan tumbuh dan bergenerasi sehingga membantu metabolisme tubuh untuk mengurangi lemak yang tidak diperlukan tubuh. Tentunya masih ingat dengan kasus seorang anak yang sangat obesitas, setelah melakukan terapi olahraga angkat beban, terjadi penurunan berat badan secara bertahap dan cukup signifikan.

Oh ya, bagi yang kekurangan berat badan pun dapat menaikkan massa otot sehingga bobot tubuh ideal didapatkan tanpa harus merasa terlalu gemuk.

Mengurangi Stress

Selain kesehatan fisik, olahraga angkat beban juga dapat memberikan manfaat bagi kesehatan mental. Faktanya, menurut The International Journal of Sport Medicine, orang yang olahraga angkat beban selama dua minggu mengalami penurunan hormon kortisol.

Hormon kortisol merupakan hormon yang berperan menyebabkan stres. Di sisi lain, saat melakukan angkat beban, terbukti terjadi peningkatan kadar hormon yang mengatur rasa senang, motivasi, dan percaya diri, yaitu endorfin.

Meningkatkan Keseimbangan Tubuh

Mungkin beberapa dari Anda berpikir hanya latihan yoga yang mampu meningkatkan keseimbangan. Nyatanya, keseimbangan serta stabilitas tubuh juga dapat meningkat apabila Anda berlatih angkat beban.

Selama melakukan olahraga angkat berat, otot-otot Anda akan menjadi lebih kuat dan stabil, sehingga Anda pun akan lebih kokoh dan tidak mudah jatuh.

Menjaga Kesehatan Tulang

Seiring bertambahnya usia, kesehatan tulang dapat menurun karena berbagai penyebab. Akan tetapi, orang yang teratur melakukan latihan angkat berat akan memiliki kepadatan tulang yang lebih baik. Jadi tidak hanya bisa meningkatkan pertumbuhan otot, tapi tulang pun menjadi lebih kuat.

Oleh karena itu, lakukanlah latihan angkat beban secara teratur agar tulang kuat dan mendukung kesehatan tubuh di masa tua nanti.

Kualitas atau Kuantitas dalam Berhubungan Intim

Kualitas atau Kuantitas Dalam Berhubungan Intim

Berapa Banyak Seks yang Sebenarnya Kita Butuhkan?

Banyak orang bertanya-tanya berapa banyak seks yang harus mereka lakukan. Mereka bertanya-tanya berapa banyak seks yang cukup untuk pasangan yang sudah menikah, atau apakah mereka “normal” dibandingkan dengan yang lain. Seberapa penting seks? Ini adalah pertanyaan umum yang diajukan di kantor terapis pasangan dan terapis seks (dan mungkin sama umumnya, khawatir tentang tetapi tidak ditanyakan).

Mengutip statistik tentang kepuasan seksual berisiko karena beberapa alasan. Ini karena banyak data berasal dari informasi yang dilaporkan sendiri. Kami benar-benar tidak 100% yakin tentang keakuratan hasil. Meskipun penting untuk memiliki titik referensi awal untuk kelompok orang yang berbeda, biasanya bukan itu yang sebenarnya diminta oleh seseorang.

Orang-orang sebenarnya ingin tahu apakah hubungan mereka sehat. Mereka bertanya-tanya apakah mereka cukup untuk pasangan mereka atau apakah pasangan mereka memang cukup untuk mereka. Mereka bertanya-tanya apakah seks “terlalu banyak” atau, biasanya, “terlalu sedikit” menjadi masalah dalam hubungan mereka. Terkadang mereka tidak hanya bertanya-tanya. Bahkan, mereka takut hubungan mereka terancam oleh masalah ini.

Keinginan yang Tidak Sesuai

Pertanyaan tentang frekuensi seksual biasanya muncul ketika salah satu pasangan kurang puas dengan jumlah hubungan seks yang mereka lakukan. Tingkat “keinginan yang tidak sesuai” ini, di mana satu pasangan menginginkan lebih atau kurang dari yang lain, adalah umum dalam hubungan yang berkomitmen. Bisa juga kedua pasangan tidak senang dengan frekuensi mereka terlibat dalam interaksi seksual.

Namun, kabar baiknya adalah kepuasan perkawinan bukan sekadar fungsi dari frekuensi seksual. Faktanya, pasangan menikah melihat kualitas interaksi seksual mereka dan bukan hanya kuantitasnya.

Hasil yang diberikan oleh sekelompok penelitian dalam pelbagai sumber.

Pertama dan terpenting, penelitian tentang kepuasan perkawinan penuh dengan kesulitan. Hal ini sering kali disebabkan oleh desain eksperimen atau cara pengumpulan data. Meskipun demikian, masyarakat masih membutuhkan sesuatu sebagai pengukur, dan penelitian menunjukkan bahwa:

Secara umum, ada penurunan frekuensi dan kepuasan karena pasangan bisa bersama lebih lama.

Frekuensi seksual berkurang ketika kita mempertimbangkan faktor-faktor lain seperti pekerjaan, pekerjaan rumah, anak-anak, faktor fisik atau fisiologis, masalah relasional lainnya, dan sebagainya.

Frekuensi seksual dan kepuasan seksual keduanya berkorelasi terbalik dengan tingkat perceraian. Dengan kata lain, ketika satu tingkat naik, yang lain turun.

Penelitian yang diterbitkan pada tahun 2015, mengamati lebih dari 2.400 pasangan menikah dan menemukan bahwa semakin banyak seks yang dilakukan pasangan, semakin bahagia mereka. Menariknya, bagaimanapun, kebahagiaan maksimal pada satu hubungan seksual per minggu.

Mengapa Ideal Sekali Seminggu?

Batas ini dapat dilihat sebagai hubungan yang setara dengan “hukum keuntungan yang semakin berkurang,” yang menyatakan bahwa ketika Anda menambahkan lebih banyak karyawan untuk menyelesaikan pekerjaan, ada peningkatan produktivitas, tetapi hanya sampai titik tertentu. Setelah titik itu, efisiensi turun. Jadi seks sekali atau dua kali sebulan mungkin tidak cukup, tetapi lebih dari sekali seminggu tidak meningkatkan kebahagiaan lebih jauh.

Faktanya, dalam penelitian lain baru-baru ini, pasangan yang diinstruksikan untuk melipatgandakan jumlah hubungan seks yang mereka lakukan ternyata tidak lebih bahagia dari sebelumnya (dengan tingkat hubungan seks mereka yang biasa). Lebih lanjut, mereka melaporkan kenikmatan seks yang kurang. Dengan hukum pengembalian yang semakin berkurang, tampaknya ada sisi negatif dari terlalu banyak seks.

Kami tahu kepuasan seksual lebih baik pada tahap hubungan tertentu. Kita juga tahu bahwa hidup menghalangi. Terserah masing-masing pasangan untuk menetapkan standar pribadi mereka sendiri dan setuju dengannya. Inilah yang paling penting saat mempertimbangkan kepuasan seksual.

Ini bukan tentang angka, tapi pengalaman Anda tentang angka itu.

Pasangan yang merenungkan apakah frekuensi mereka “normal” atau tidak adalah mereka yang cenderung tidak puas dan mungkin memang berada di bawah kurva. Namun, ada pasangan — biasanya, tetapi tidak selalu, pasangan yang lebih tua dan lebih lama — di mana hubungan seks yang jarang diperbolehkan baik-baik saja.

Meningkatkan Kehidupan Seks Anda

Keinginan yang tidak sesuai bisa menjadi masalah nyata — lebih sering secara kuantitatif tetapi kadang-kadang bahkan secara kualitatif. Bagi mereka yang kehidupan seksnya tertantang, ada beberapa langkah yang bisa Anda ambil.

Pertama, nilai hubungan Anda di luar kamar tidur. Apakah Anda mencapai keintiman di sana? Keintiman fisik dan emosional sangat penting untuk hubungan Anda. Apa pun bahasa cinta Anda, apakah itu waktu satu lawan satu, hadiah, tindakan baik, atau kata-kata baik, peliharalah. Jika satu-satunya bahasa cinta Anda adalah seks, Anda perlu mengatasinya.

Terapis pasangan secara tradisional menyarankan hal-hal seperti menjadwalkan seks, mengubah tempat, melakukan perjalanan jauh dari ruang keluarga, meningkatkan atau bahkan menghidupkan kembali hubungan seks Anda. Ini berfungsi untuk beberapa orang dan tidak untuk orang lain.

Dengan kadar testosteron tertinggi di pagi hari, itu mungkin menjadi pilihan bagi sebagian orang. Jika itu tidak efektif dalam mendorong Anda di kamar tidur, carilah bantuan terapis seks, tetapi bukan tanpa terlebih dahulu mengesampingkan masalah fisik atau fisiologis apa pun. Hasrat seksual dapat dipengaruhi oleh:

  • Penuaan
  • Kewajiban keluarga / anak
  • Hormon
  • Penyakit medis
  • Pengobatan
  • Ketertarikan fisik
  • Masalah fisiologis atau masalah citra tubuh
  • Masalah psikologis (depresi / kecemasan)
  • Masalah relasional
  • Keyakinan dan sikap seksual
  • Kekhawatiran situasional (misalnya, bagaimana perasaan Anda tentang pasangan Anda saat itu)

Jika Anda pernah mengalami masa kering, hanya dengan melakukan hubungan seks dapat membuat Anda kembali ke permainan. Ini akan membuat ritme Anda bekerja lagi dan membantu aliran hormon pengikat seperti oksitosin dan vasopresin. Anda dapat menghidupkan kembali dan memperbaiki pelepasan yang Anda rasakan.

Karena keintiman dan seks saling terkait, terkadang hanya ini yang dibutuhkan pasangan untuk kembali ke jalur yang benar.

Ingat, yang penting bukanlah nomornya, tapi arti pertanyaannya. Menikah cukup sulit dalam konteks tantangan dan gangguan hidup saat ini. Tantangan tersebut cenderung berpindah ke kamar tidur.

Jadi saat kita tetap berkomitmen, atau menikah, kita bisa bahagia dengan lebih sedikit seks. Kualitas keseluruhan hubungan lebih diutamakan daripada kamar tidur. Jika Anda bisa mengacaukan atau menari selama bertahun-tahun tanpa seks, Anda bisa melakukannya.

Komunikasi tentang keinginan dan perasaan tentang kehidupan seks Anda secara terbuka, jujur, dan penuh hormat sangat penting. Kedua pasangan perlu merasa didengarkan dan dipuaskan dalam pernikahan dan keintiman seksual adalah bagian dari hubungan perkawinan yang sukses. Keinginan seseorang tidak bisa mengalahkan keinginan orang lain.

Sebaliknya, itu harus menjadi diskusi yang konstan sehingga kedua belah pihak merasa aman mendiskusikan perasaan dan keinginan mereka. Jika seseorang merasa tidak aman atau khawatir dengan kemungkinan berkurangnya minat seksual pasangannya dan sebaliknya, jika sesuatu menyebabkan dorongan seksualnya lebih rendah dari biasanya, mereka harus dapat memberi tahu pasangannya mengapa dan mencari cara untuk memperbaiki keadaan.

Jadi ? Seberapa banyak atau seberapa seringkah ?

Dalam suatu acara televisi, salah satu ahli sexolog pernah ditanya mengenai hal yang serupa tentang seberapa intenskah pasangan melakukan hubungan intim. Beliau saat itu mengatakan bahwasannya kualitas dalam berhubungan intim adalah yang diperlukan, jika kualitas ini tidak tercapai dan sama-sama tidak merasakan nikmatnya orgasme, sesering apapun tidak akan pernah membuat pasangan tersebut puas atau merasakan bahagia.

Jika setiap kali berhubungan tiap pasangan memberikan seks yang berkualitas, maka seberapa sering itu dilakukan tidak akan jadi masalah, selama pasangan tersebut menginginkannya dan tahan lama dalam hal stamina.

Kesimpulannya, jika hanya mampu bertahan kurang dari 5 menit, dan istri masih saja cemberut. Maka tunda dulu untuk melakukannya sesering mungkin dan segera hubungi kami untuk membuat janji terapi Van Nilli Strong.

(disadur dari berbagai sumber)

Disfungsi Seksual pada Pria

Disfungsi Seksual Pada Pria

Disfungsi seksual dapat menyerang pria dari segala usia, tetapi umumnya terjadi pada pria yang lebih tua. Masalah paling umum yang terkait dengan disfungsi seksual termasuk gangguan ejakulasi, disfungsi ereksi, dan hasrat seksual yang terhambat. Masalah ini seringkali dapat diperbaiki dengan menangani penyebab yang mendasarinya.

GAMBARAN

Apa disfungsi seksual pada pria?

Disfungsi seksual adalah masalah fisik atau psikologis yang menghalangi Anda atau pasangan untuk mendapatkan kepuasan seksual. Disfungsi seksual pria adalah masalah kesehatan umum yang menyerang pria dari segala usia, tetapi lebih sering terjadi dengan bertambahnya usia. Perawatan seringkali dapat membantu pria yang menderita disfungsi seksual.

Jenis utama disfungsi seksual pria adalah:

  • Disfungsi ereksi (kesulitan mendapatkan / mempertahankan ereksi).
  • Ejakulasi dini (mencapai orgasme terlalu cepat).
  • Ejakulasi tertunda atau terhambat (mencapai orgasme terlalu lambat atau tidak sama sekali).
  • Libido rendah (berkurangnya minat seks).

GEJALA DAN PENYEBAB

Apa penyebab disfungsi seksual pada pria?

Penyebab fisik dari disfungsi seksual secara keseluruhan mungkin:

  • Tingkat testosteron rendah.
  • Obat resep (antidepresan, obat tekanan darah tinggi).
  • Gangguan pembuluh darah seperti aterosklerosis (pengerasan pembuluh darah) dan tekanan darah tinggi.
  • Stroke atau kerusakan saraf akibat diabetes atau pembedahan.
  • Merokok.
  • Alkoholisme dan penyalahgunaan narkoba.

Penyebab psikologis mungkin termasuk:

  • Kekhawatiran tentang kinerja seksual.
  • Masalah pernikahan atau hubungan.
  • Depresi, perasaan bersalah.
  • Efek trauma seksual masa lalu.
  • Stres dan kecemasan terkait pekerjaan.
  • Bagaimana disfungsi seksual mempengaruhi pria?
  • Masalah paling umum yang dihadapi pria dengan disfungsi seksual adalah masalah ejakulasi, mendapatkan dan mempertahankan ereksi, dan berkurangnya hasrat seksual.

Gangguan ejakulasi

Masalah dengan ejakulasi adalah:

Ejakulasi dini (PE): Ejakulasi yang terjadi sebelum atau terlalu cepat setelah penetrasi.

Ejakulasi yang terhambat atau tertunda: Ejakulasi tidak terjadi atau membutuhkan waktu yang sangat lama.

Ejakulasi mundur: Saat orgasme, ejakulasi dipaksa kembali ke kandung kemih daripada melalui ujung penis.Penyebab pasti ejakulasi dini (PE) tidak diketahui. Sementara dalam banyak kasus PE disebabkan oleh kecemasan kinerja saat berhubungan seks, faktor-faktor lain mungkin adalah:

  • Menekankan.
  • Depresi sementara.
  • Sejarah represi seksual.
  • Kepercayaan diri rendah.
  • Kurangnya komunikasi atau konflik yang tidak terselesaikan dengan pasangan.

Studi menunjukkan bahwa pemecahan serotonin (bahan kimia alami yang memengaruhi suasana hati) dapat berperan dalam PE. Obat-obatan tertentu, termasuk beberapa antidepresan, dapat mempengaruhi ejakulasi, seperti kerusakan saraf pada punggung atau sumsum tulang belakang.

Penyebab fisik untuk ejakulasi yang terhambat atau tertunda mungkin termasuk masalah kesehatan kronis (jangka panjang), efek samping pengobatan, penyalahgunaan alkohol, atau operasi. Masalah juga bisa disebabkan oleh faktor psikologis seperti depresi, kecemasan, stres atau masalah hubungan.

Ejakulasi retrograde paling sering terjadi pada pria dengan diabetes yang menderita kerusakan saraf diabetes. Masalah dengan saraf di kandung kemih dan leher kandung kemih memaksa ejakulasi mengalir ke belakang. Pada pria lain, ejakulasi retrograde mungkin merupakan efek samping dari beberapa obat, atau terjadi setelah operasi pada leher kandung kemih atau prostat.

Disfungsi ereksi (DE)

Disfungsi ereksi (DE) adalah ketidakmampuan untuk mendapatkan dan mempertahankan ereksi untuk hubungan seksual. DE cukup umum, dengan penelitian yang menunjukkan bahwa sekitar setengah dari pria Amerika di atas usia 40 tahun terpengaruh. Penyebab DE meliputi:

  • Penyakit yang mempengaruhi aliran darah seperti pengerasan pembuluh darah.
  • Gangguan saraf.
  • Stres, konflik hubungan, depresi dan kecemasan kinerja.
  • Cedera pada penis. 
  • Penyakit kronis seperti diabetes dan tekanan darah tinggi.
  • Kebiasaan tidak sehat seperti merokok, minum terlalu banyak alkohol, makan berlebihan dan kurang olah raga.
  • Libido rendah (gairah seksual berkurang)

Libido rendah berarti hasrat atau minat seks Anda menurun. Kondisi ini sering dikaitkan dengan rendahnya kadar hormon testosteron pria. Testosteron mempertahankan dorongan seks, produksi sperma, otot, rambut, dan tulang. Testosteron rendah dapat memengaruhi tubuh dan suasana hati Anda.

Keinginan seksual yang berkurang juga dapat disebabkan oleh depresi, kecemasan, atau kesulitan hubungan. Diabetes, tekanan darah tinggi, dan obat-obatan tertentu seperti antidepresan juga dapat menyebabkan libido rendah.

DIAGNOSA DAN TES

Bagaimana disfungsi seksual pria didiagnosis?

Dokter Anda mungkin memulai proses diagnosis dengan pemeriksaan fisik. Tes fisik mungkin termasuk:

  • Tes darah untuk memeriksa kadar testosteron Anda, gula darah (untuk diabetes) dan kolesterol.
  • Pemeriksaan tekanan darah.
  • Pemeriksaan rektal untuk memeriksa prostat Anda.
  • Pemeriksaan penis dan testis Anda.
  • Tes lain dapat menunjukkan apakah Anda memiliki masalah dengan aliran darah ke penis.

Dokter Anda mungkin juga menanyakan pertanyaan tentang gejala dan riwayat medis dan seksual Anda. Meskipun pertanyaan-pertanyaan ini mungkin tampak sangat pribadi, jangan malu. Penting untuk menjawab dengan jujur agar perawatan terbaik dapat direkomendasikan. Anda mungkin akan dikirim ke jenis dokter yang berbeda (ahli urologi, ahli endokrinologi atau terapis seks, misalnya) yang dapat membantu Anda.

MANAJEMEN DAN PENGOBATAN

Bagaimana cara mengobati disfungsi seksual pria?

Banyak kasus disfungsi seksual yang dapat diperbaiki dengan mengatasi masalah mental atau fisik yang menjadi penyebabnya. Perawatan termasuk:

Pengobatan: Obat yang membantu meningkatkan fungsi seksual dengan meningkatkan aliran darah ke penis. Sildenafil (Viagra®), vardenafil (Levitra®), dan tadalafil (Cialis®) aman dan efektif untuk kebanyakan pria.

Terapi hormon: Kadar testosteron rendah yang ditingkatkan oleh terapi penggantian hormon yang mencakup suntikan, tambalan atau gel.

Terapi psikologis: Konselor psikologis untuk membantu Anda mengatasi perasaan cemas, depresi, takut, atau bersalah yang dapat memengaruhi fungsi seksual.

Alat bantu mekanis: Perangkat vakum dan implan penis yang dapat membantu beberapa pria dengan disfungsi ereksi.

PENCEGAHAN

Bisakah disfungsi seksual pria dicegah?

Meskipun disfungsi seksual pria tidak dapat dicegah, mengatasi penyebab disfungsi dapat membantu Anda lebih memahami dan mengatasi masalah saat hal itu terjadi. Untuk membantu menjaga fungsi seksual yang baik, Anda harus mengikuti program yang sama yang dianjurkan untuk menjaga kesehatan jantung.

  • Ikuti rencana perawatan dokter Anda untuk setiap kondisi medis / kesehatan Anda.
  • Batasi asupan alkohol Anda.
  • Berhenti merokok.
  • Makan diet jantung sehat (diet Mediterania sering direkomendasikan).
  • Lakukan latihan aerobik dan pembentukan beban secara teratur.
  • Dapatkan perawatan jika diperlukan untuk masalah emosional atau psikologis seperti stres, depresi, dan kecemasan.
  • Berkomunikasi lebih baik dan lebih sering dengan pasangan Anda

Namun dengan melakukan terapi Van Nilli Strong sekali seumur hidup, menjalankan tips dan senam yang diberikan oleh terapis, in syaa Allah Bi idznillah, disfungsi seksual pada pria dapat teratasi dan meningkatkan stamina serta durasi. Hubungi kami untuk membuat janji jadwal terapi.

Cara Meningkatkan Performa Seksual

Bagaimana pria bisa meningkatkan performa seksualnya ?

Pandangan

Banyak pria tertarik untuk meningkatkan kesenangan dan kepuasan mereka sendiri dan pasangannya saat berhubungan seks.

Namun, berfokus pada performa seksual dapat menyebabkan kecemasan. Serangkaian perubahan gaya hidup sederhana dapat membantu untuk:

  • mengurangi kecemasan
  • memperbaiki disfungsi ereksi
  • meningkatkan hubungan dengan pasangan seksual
  • meningkatkan stamina
  • Perubahan ini dapat membuat seks lebih menyenangkan dan memuaskan bagi semua orang yang terlibat.

Penting untuk dicatat bahwa mengkhawatirkan mendapatkan dan mempertahankan ereksi sering kali menjadi faktor kunci dalam kecemasan kinerja.

 

Tiga belas cara untuk meningkatkan kinerja seksual

Metode berikut dapat membantu mengurangi disfungsi ereksi, meningkatkan stamina, dan meningkatkan kualitas seks secara keseluruhan:

  1. Fokus pada pemanasan

Perubahan gaya hidup sederhana dapat membantu memperbaiki disfungsi ereksi dan mengurangi kecemasan. Beberapa pria percaya bahwa penetrasi adalah yang paling penting, bahkan bagian yang menentukan dalam seks.

Namun, banyak orang yang mengalami disfungsi ereksi mungkin berbesar hati mengetahui bahwa mereka tidak memerlukan ereksi untuk menyenangkan pasangannya. Nyatanya, disfungsi ereksi bahkan bisa menjadi pendorong untuk mencoba strategi baru yang lebih berhasil untuk pasangannya.

Foreplay dapat mencakup sentuhan, ciuman, dan seks oral. Melakukan pemanasan terakhir dapat meningkatkan pengalaman seksual semua orang yang terlibat.

Foreplay mungkin sangat penting bagi wanita. Sebuah studi tahun 2017 menemukan bahwa sangat sedikit wanita – sekitar 18 persen – mengalami orgasme hanya dari hubungan seksual. Menurut temuan yang sama, 36,6 persen wanita mengatakan bahwa rangsangan klitoris diperlukan untuk orgasme selama hubungan seksual.

  1. Coba teknik start-stop

Pria yang ingin bertahan lebih lama saat berhubungan bisa mencoba teknik start-stop.

Untuk menggunakan teknik ini, hentikan aktivitas seksual setiap kali ejakulasi akan segera terjadi. Tarik napas dalam-dalam dan mulai lagi perlahan, lalu berhentilah untuk menunda ejakulasi selama yang diinginkan.

Cara ini bisa melatih tubuh untuk menahan ejakulasi dan membantu pria untuk merasa lebih nyaman dengan tidak ejakulasi, bahkan saat melakukan aktivitas seksual yang intens.

 

  1. Cobalah sesuatu yang baru

Kesenangan seksual tumbuh subur dalam lingkungan yang penuh gairah dan kegembiraan.

Jika seseorang sudah lama bersama satu pasangan, seks bisa mulai terasa rutin, dan mungkin terasa semakin sulit untuk merasa bersemangat, tetap fokus, atau menyenangkan pasangan.

Mungkin membantu untuk mencoba aktivitas atau posisi seksual baru atau berhubungan seks di lokasi yang berbeda. Selain itu, membicarakan fantasi seksual bisa membuat seks lebih menggairahkan.

Selain itu, melakukan sesuatu yang baru dengan pasangan di luar kamar tidur dapat membantu, seperti:

  • memasak bersama
  • kayak atau hiking
  • pergi ke museum
  • melihat band baru
  • mencoba olahraga baru
  • Ini dapat membantu orang untuk merasa lebih terhubung, dan kegembiraan dari aktivitas baru dapat dibawa ke kamar tidur.
  1. Kelola kecemasan dan stres

Kecemasan dan stres dapat membuat Anda sulit mendapatkan atau mempertahankan ereksi. Perasaan ini juga dapat mengalihkan perhatian orang dari keintiman seksual.

Jika seorang pria merasa cemas tentang bagaimana dia akan melakukan hubungan seksual, dia mungkin merasa kurang bersemangat tentang seks dan kurang terlibat selama itu.

Strategi untuk mengelola kecemasan dan stres meliputi:

  • lebih fokus pada sensasi fisik daripada kinerja seksual
  • berolahraga
  • mendapatkan lebih banyak tidur
  • bekerja untuk meningkatkan hubungan
  • bermeditasi
  • menghabiskan lebih banyak waktu untuk hobi favorit
  • pergi ke terapi
  • minum obat psikiatri
  1. Berhenti merokok

Merokok dapat menyebabkan tekanan darah tinggi dan masalah terkait jantung lainnya yang menyebabkan masalah ereksi.

Merokok juga secara independen terkait dengan disfungsi ereksi. Analisis tahun 2015 terhadap 13 studi tentang merokok dan kinerja seksual menemukan bahwa berhenti merokok sering kali meningkatkan fungsi seksual dan mengurangi disfungsi ereksi.

  1. Komunikasi terbuka

Berbicara dengan bebas dapat meningkatkan pengalaman seksual secara signifikan.

Jika masalah yang berkaitan dengan seks telah menimbulkan ketegangan atau kekhawatiran, yang terbaik adalah membicarakannya dengan pasangan. Bekerja sama untuk mencari solusi dapat membantu pria merasa tidak terlalu terisolasi dan mengatasi kekhawatiran atau rasa bersalah apa pun.

Seorang pasangan mungkin dapat meredakan ketakutan tentang disfungsi seksual, dan mereka mungkin memiliki saran praktis.

  1. Tangani masalah hubungan

Masalah di luar kamar tidur bisa menyebabkan disfungsi seksual. Misalnya, seorang pria yang merasa bahwa pasangannya terlalu banyak mengkritiknya mungkin merasa cemas saat berhubungan seks, yang menyebabkan pengalaman yang kurang memuaskan.

Komunikasi yang berfokus pada perasaan, bukan menyalahkan, dapat membantu pasangan untuk mengatasi tantangan hubungan. Beberapa orang juga mendapat manfaat dari hubungan atau terapi seks.

  1. Lebih banyak berolahraga

Olahraga teratur dapat meningkatkan kesehatan mental dan mengurangi kecemasan.

Aktif secara fisik dapat mengurangi faktor risiko kondisi jantung dan meningkatkan fungsi seksual dan kesehatan secara keseluruhan.

Kondisi seperti tekanan darah tinggi, penyakit jantung, dan diabetes dapat merusak saraf dan mengubah jumlah darah yang mengalir ke penis. Ini bisa membuat Anda lebih sulit mendapatkan atau mempertahankan ereksi.

Selain itu, beberapa pria mendapati bahwa olahraga teratur meningkatkan kesehatan mental mereka, mengurangi kecemasan, dan membantu mereka merasa lebih baik tentang tubuh mereka.

Pria juga bisa mendapatkan keuntungan dari melatih otot-otot yang terlibat dalam gairah dan ejakulasi. Latihan berikut mungkin membantu:

Saat buang air kecil, hentikan aliran urin. Ulangi beberapa kali dan pelajari untuk mengidentifikasi otot yang terlibat.

Saat tidak buang air kecil, coba kontraksikan otot-otot ini selama 10 detik. Relakskan selama 10 detik, lalu kontraksikan selama 10 detik lagi.

Ulangi siklus kontraksi dan relaksasi ini 10 kali setiap hari.

 

  1. Berlatih perhatian

Perhatian adalah praktik menjadi lebih sadar pada saat ini. Ini adalah bentuk meditasi yang populer untuk pemula, dan dapat meningkatkan fungsi seksual.

Penelitian yang diterbitkan pada tahun 2017 menunjukkan bahwa terapi berbasis kesadaran dapat mengubah sikap negatif tentang seks, meningkatkan hubungan seksual, dan membantu orang untuk lebih hadir selama aktivitas seksual.

Perhatian dan meditasi juga dapat membantu mengelola stres yang tidak terkait dengan aktivitas seksual. Ini secara tidak langsung dapat mengatasi disfungsi seksual dan meningkatkan kemampuan pria untuk fokus pada momen tersebut.

  1. Cobalah pengobatan herbal

Beberapa pengobatan herbal dapat meningkatkan kepuasan seksual, terutama jika disfungsi ereksi menjadi perhatian. Pada tahun 2018, para peneliti menerbitkan ulasan dari 24 percobaan yang melibatkan pengobatan herbal sebagai pengobatan untuk disfungsi ereksi.

Ginseng memberikan perbaikan yang signifikan, sementara jenis pinus yang disebut Pinus pinaster dan akar maca, atau Lepidium meyenii, menunjukkan manfaat positif awal. Tumbuhan lain, yaitu kunyit dan Tribulus terrestris, tidak menunjukkan hasil yang jelas.

Namun, hasil penelitian kecil yang diterbitkan pada tahun 2017 menunjukkan bahwa Tribulus terrestris dapat membantu mengatasi disfungsi ereksi.

Sebelum mencoba pengobatan herbal, bicarakan dengan dokter. Organisasi resmi tidak tidak mengatur suplemen herbal, dan mereka dapat memiliki efek samping atau berinteraksi dengan obat-obatan.

Penting untuk menemui penyedia layanan kesehatan yang memiliki pengetahuan tentang suplemen dan yang dapat memantau perkembangan gejala.

  1. Pertimbangkan konseling

Disfungsi ereksi sering kali disebabkan oleh faktor psikologis. Ini bisa termasuk:

  • kecemasan dan depresi
  • masalah hubungan
  • stigma sosial yang terkait dengan penuaan atau ukuran penis
  • kondisi kesehatan mental yang tidak diobati
  • riwayat trauma

Konseling individu dapat membantu pria untuk mengatasi peran faktor-faktor ini dan faktor-faktor lain dalam kepuasan seksual.

Konseling hubungan dapat membantu pasangan untuk berbicara secara terbuka tentang seksualitas tanpa rasa malu atau penilaian.

Ketika seorang pria memiliki masalah kesehatan yang mendasarinya, misalnya, konseling dapat membantunya mengatasi stres akibat disfungsi ereksi sambil mengkomunikasikan tentang pilihan dengan pasangan.

  1. Bicaralah dengan dokter

Seorang dokter mungkin meresepkan obat untuk membantu fungsi seksual.

Beberapa obat dapat membantu fungsi seksual, termasuk obat-obatan populer, seperti Viagra dan Cialis.

Pengobatan bisa menjadi pilihan pengobatan paling cepat untuk beberapa pria. Jika seorang pria yang minum obat untuk disfungsi ereksi juga membuat perubahan gaya hidup dan berpartisipasi dalam terapi, mereka mungkin pada akhirnya dapat berhenti menggunakan obat tersebut.

Sejumlah obat dapat memengaruhi kepuasan seksual, libido, dan kemampuan untuk memiliki atau mempertahankan ereksi.

Antidepresan, misalnya, dapat mengubah cara pria berejakulasi dan mengurangi hasrat seksual. Penghambat reuptake serotonin selektif, atau SSRI, mungkin sangat mungkin menyebabkan disfungsi seksual.

Seorang pria yang memakai obat dengan efek samping seksual harus mendiskusikan perubahan obat, menghentikan pengobatan, atau menurunkan dosis dengan dokter.

 

  1. Menangani masalah kesehatan kronis

Disfungsi ereksi bisa menjadi tanda peringatan dini dari masalah kesehatan. Penting untuk menjaga tubuh dengan baik dengan makan makanan yang seimbang, tetap aktif secara fisik, dan mengelola stres.

Mengobati masalah kesehatan kronis, seperti diabetes dan penyakit jantung, juga penting. Minum obat sesuai anjuran dan coba perubahan gaya hidup yang dapat meningkatkan kesehatan secara keseluruhan.

Jika gejala kondisi ini memburuk, dapatkan perawatan medis.

 

Pandangan

Disfungsi seksual dapat mengkhawatirkan dan memalukan, tetapi jenis masalah ini umum terjadi dan dapat diobati.

Seseorang dapat merasa nyaman tentang seksualitasnya dengan bekerja dengan terapis seks bersertifikat, berkomunikasi secara terbuka dengan pasangan, dan mencoba berbagai perubahan gaya hidup.

Semoga tips diatas memberikan manfaat bagi Anda dan pasangan Anda. Ukuran bukanlah segalanya, namun Durasi adalah kuncinya.

Ejakulasi Dini ? Ini solusinya

Ejakulasi Dini ? Ini Solusinya

Ejakulasi dini terjadi ketika seorang pria mengalami orgasme dan ejakulasi lebih awal saat berhubungan daripada yang dia atau pasangannya inginkan. Itu adalah masalah umum, memengaruhi 30% hingga 40% pria. Penyebabnya termasuk masalah fisik, ketidakseimbangan kimiawi dan faktor emosional / psikologis. Perawatan termasuk teknik belajar untuk menunda ejakulasi, konseling dan pengobatan.

GAMBARAN

Apa itu ejakulasi dini?

Ejakulasi dini adalah jenis disfungsi seksual yang terjadi ketika seorang pria mengalami orgasme dan melepaskan (ejakulasi) air mani lebih cepat dari yang dia atau pasangannya inginkan. Ini sering terjadi sebelum atau segera setelah penetrasi selama hubungan seksual. Ejakulasi dini bisa menjadi pengalaman yang membuat frustrasi Anda dan pasangan seksual Anda dan membuat kehidupan seks Anda kurang menyenangkan. Namun, kabar baiknya adalah hal itu biasanya dapat diperbaiki!

Seberapa umumkah ejakulasi dini?

Antara 30% dan 40% pria mengalami ejakulasi dini di beberapa titik dalam hidup mereka. Menurut American Urological Association, ejakulasi dini adalah jenis disfungsi seksual yang paling umum pada pria. Sekitar satu dari lima pria berusia antara 18 dan 59 melaporkan kejadian ejakulasi dini.

Meskipun definisi ejakulasi dini bervariasi, American Urological Association mendefinisikan ejakulasi sebagai “prematur” jika terjadi lebih cepat dari yang diinginkan, baik sebelum atau segera setelah penetrasi, menyebabkan tekanan pada salah satu atau kedua pasangan. The American Psychiatric Association mendefinisikan tiga tingkat keparahan (ringan, sedang, berat), berdasarkan waktu untuk ejakulasi, dengan ringan di bawah satu menit. Jika didesak untuk jangka waktu tertentu, banyak dokter akan mendefinisikan prematuritas sebagai ejakulasi dalam satu menit setelah hubungan seksual dimulai. Terlepas dari pendapat profesional, perasaan Anda tentang apa yang prematur juga dipertimbangkan.

GEJALA DAN PENYEBABnya

Apa penyebab ejakulasi dini?

Faktor fisik, kimiawi dan emosional / psikologis menyebabkan ejakulasi dini. Masalah fisik dan kimiawi meliputi:

  • Diagnosis disfungsi ereksi yang mendasari.
  • Masalah hormonal dengan kadar oksitosin, yang berperan dalam fungsi seksual pria. Kadar hormon lain yang berperan dalam fungsi seksual termasuk hormon luteinizing (LH), prolaktin dan hormon perangsang tiroid (TSH).
  • Tingkat serotonin atau dopamin rendah, bahan kimia di otak yang terlibat dalam hasrat dan gairah seksual.
  • Penis yang sangat sensitif terhadap rangsangan.

Penyebab emosional atau psikologis meliputi:

  • Kecemasan kinerja. Bisa karena gugup saat bersama pasangan baru, kecemasan berhubungan seks lagi setelah lama pantang, kurang percaya diri, rasa bersalah, terlalu bersemangat atau terstimulasi atau alasan lain.
  • Menekankan.
  • Masalah hubungan.
  • Depresi.

Apakah ada gejala ejakulasi dini lainnya?

Tidak. Satu-satunya gejala ejakulasi dini adalah kondisi itu sendiri.

DIAGNOSA DAN TES

Bagaimana penyebab ejakulasi dini didiagnosis?

Jika Anda sering mengalami ejakulasi dini, atau jika ejakulasi dini menyebabkan Anda cemas atau depresi dan memengaruhi hubungan Anda, buatlah janji bertemu dengan ahli urologi.

Ahli urologi Anda akan memulai pemeriksaan dengan menanyakan tentang pengalaman seksual Anda. Anda mungkin akan ditanya:

  • Sudah berapa lama Anda mengalami masalah ini?
  • Dalam keadaan apa itu terjadi?
  • Seberapa sering hal itu terjadi?
  • Apakah ejakulasi dini terjadi pada setiap upaya seksual?
  • Apakah itu terjadi dengan semua mitra?
  • Apakah ejakulasi dini terjadi saat Anda melakukan masturbasi?
  • Apakah Anda kesulitan mempertahankan ereksi?
  • Meskipun pertanyaannya bersifat pribadi, penting bagi Anda untuk menjawab urolog Anda dengan jujur ​​sehingga mereka dapat mendiagnosis sumber masalah Anda dengan baik.

Ahli urologi Anda juga akan menanyakan tentang kondisi medis lain yang mungkin Anda miliki dan obat apa pun termasuk obat-obatan yang dijual bebas, suplemen, dan produk herbal yang Anda minum. Anda juga akan ditanyai tentang alkohol dan penggunaan obat-obatan terlarang.

Apakah tes laboratorium diperlukan untuk mendiagnosis ejakulasi dini?

Tes laboratorium biasanya tidak diperlukan kecuali penyedia layanan kesehatan Anda mencurigai bahwa masalah kesehatan yang mendasari berkontribusi terhadap masalah tersebut.

MANAJEMEN DAN PENGOBATAN

Bagaimana pengobatan ejakulasi dini?

Ada banyak pilihan perawatan berbeda untuk ejakulasi dini tergantung pada penyebabnya. Ini termasuk terapi perilaku, konseling dan pengobatan. Sebagian besar penyebab ejakulasi dini biasanya ditangani terlebih dahulu dengan terapi perilaku dan / atau konseling untuk membantu mengatasi masalah emosional, kecemasan kinerja, atau pemicu stres yang mungkin berkontribusi. Seringkali lebih dari satu pendekatan pengobatan dapat dicoba pada saat yang bersamaan.

Terapi perilaku

Terapi perilaku melibatkan mencoba berbagai metode untuk menunda orgasme Anda. Tujuannya adalah untuk mengajari Anda cara mengontrol tubuh dan perasaan Anda. Metodenya meliputi:

Start and Stop : Dengan teknik ini, Anda atau pasangan Anda merangsang penis Anda mendekati titik orgasme kemudian menghentikan stimulasi selama sekitar 30 detik sampai Anda mendapatkan kembali kendali atas respons Anda. Ulangi pendekatan “mulai dan hentikan” ini tiga atau empat kali sebelum membiarkan diri Anda orgasme. Teruslah berlatih metode ini sampai Anda mendapatkan kendali yang baik.

Terapi Memeras : Dengan teknik ini, Anda atau pasangan Anda merangsang penis Anda mendekati titik orgasme kemudian dengan lembut meremas kepala penis Anda selama sekitar 30 detik sehingga Anda mulai kehilangan ereksi. Ulangi teknik ini beberapa kali sebelum membiarkan diri Anda orgasme. Teruskan mempraktikkan teknik ini sampai Anda bisa mengontrol penundaan orgasme Anda.

Pengalihan Pikiran : Dengan teknik ini, idenya adalah untuk memusatkan perhatian Anda pada hal-hal nonseksual biasa saat Anda dirangsang secara seksual. Urutan penamaan adalah cara yang baik untuk memusatkan perhatian Anda. Misalnya, visualisasikan penamaan semua bisnis yang Anda berikan saat mengemudi ke gym, menamai semua pemain di tim olahraga favorit Anda, atau menamai semua produk di lorong toko favorit Anda.

Penyuluhan

Jika penyebab ejakulasi dini Anda bersifat psikologis, emosional, atau karena masalah hubungan – karena kecemasan kinerja, depresi, stres, rasa bersalah, atau hubungan yang bermasalah – carilah bantuan psikolog, psikiater, terapis pasangan, atau terapis seks. Ahli urologi Anda dapat membantu mengarahkan Anda ke ahli kesehatan ini.

Pengobatan

Beberapa jenis obat dapat dicoba.

Antidepresan, terutama penghambat reuptake serotonin selektif seperti citalopram (Celexa®), escitalopram (Lexapro®), fluoxetine (Prozac®), paroxetine (Paxil®) dan sertraline (Zoloft®) atau antidepresan trisiklik clomipramine (Anafranil®), penundaan bantuan antidepresan trisiklik ejakulasi dini. Ini adalah penggunaan “di luar label” (tidak disetujui oleh Food and Drug Administration untuk penggunaan ini). Pastikan untuk mendiskusikan efek samping obat ini dengan ahli urologi Anda untuk memastikan itu sesuai untuk Anda.

Krim dan semprotan anestesi (mematikan rasa) yang dioleskan ke kepala dan batang penis adalah pilihan pengobatan lain untuk menunda ejakulasi. Krim anestesi atau semprotan dioleskan ke penis, diserap selama 10 sampai 30 menit atau sampai Anda merasakan kurang sensitifnya penis Anda. Penting untuk mencuci penis Anda sebelum berhubungan seks untuk mencegah mati rasa pada vagina pasangan Anda atau hilangnya ereksi Anda.

Obat disfungsi ereksi, yang meliputi sildenafil (Viagra®), tadalafil (Cialis®), vardenafil (Levitra®) dan Avanafil (Stendra®), juga telah digunakan untuk mengobati ejakulasi dini, terutama pada pria dengan disfungsi ereksi yang mendasarinya.

Apakah tes laboratorium diperlukan untuk mendiagnosis ejakulasi dini?

Tes laboratorium biasanya tidak diperlukan kecuali penyedia layanan kesehatan Anda mencurigai bahwa masalah kesehatan yang mendasari berkontribusi terhadap masalah tersebut.

PENCEGAHAN

Bisakah saya mencegah ejakulasi dini?

Ya, kemungkinan besar Anda bisa! Dengan mengikuti teknik yang dijelaskan dalam artikel ini untuk menunda ejakulasi, minum obat yang diresepkan, dan mencari konseling jika diperlukan, ejakulasi dini bisa menjadi masalah masa lalu Anda.

PROGNOSIS / PROGNOSIS

Hasil apa yang dapat saya harapkan jika saya mengalami ejakulasi dini?

Ada beberapa metode pengobatan yang dapat membantu mencegah ejakulasi dini. Dengan melibatkan pasangan Anda dan menemui profesional perawatan kesehatan yang sesuai – ahli urologi untuk penilaian awal ditambah profesional perawatan kesehatan lainnya (psikolog, psikiater, konselor) yang diperlukan untuk masalah yang mendasari, Anda kemungkinan akan dapat mengontrol ejakulasi Anda dan menikmati kehidupan seks Anda sekali lagi.

TINGGAL BERSAMA

Bisakah memakai kondom membantu mengatasi ejakulasi dini?

Iya. Mengenakan kondom dapat menurunkan kepekaan terhadap penis Anda dan membantu menunda ejakulasi.

Apakah ejakulasi dini berbahaya atau pertanda adanya masalah medis?

Ejakulasi dini sendiri tidak berbahaya tetapi masalah kesehatan lainnya dapat berkontribusi pada perkembangan ejakulasi dini. Masalah kesehatan ini meliputi:

  1. Disfungsi ereksi (pria tidak dapat mempertahankan ereksi yang kuat saat berhubungan).
  2. Sindrom nyeri panggul kronis (nyeri dan kram jangka panjang di area panggul ditambah gejala saluran kemih jangka panjang dan disfungsi seksual).
  3. Gangguan tiroid.
  4. Penggunaan narkoba.

Apa perbedaan antara disfungsi ereksi dan ejakulasi dini?

Jika Anda mengalami disfungsi ereksi, Anda tidak dapat mencapai atau mempertahankan ereksi Anda. Jika Anda mengalami ejakulasi dini, Anda mengalami ereksi tetapi Anda mencapai orgasme dan ejakulasi lebih awal dari yang Anda atau pasangan Anda inginkan.

Namun, disfungsi ereksi justru bisa memicu perkembangan ejakulasi dini. Ini terjadi ketika seorang pria mengetahui kemampuannya untuk mempertahankan ereksi buruk, jadi dia mengembangkan kebiasaan ejakulasi segera setelah ereksi sebelum dia kehilangan ereksinya.

Karena hubungan antara kedua kondisi ini, urologi Anda akan mencari tahu apakah Anda mengalami disfungsi ereksi dan, jika demikian, obati terlebih dahulu.

Ahli urologi dan tim penyedia layanan kesehatan Anda akan membuat rencana untuk menangani ejakulasi dini Anda. Ejakulasi dini seringkali mudah diobati dengan beberapa langkah sederhana, jadi penting untuk menemui ahli urologi atau dokter lain jika Anda mengalami ejakulasi dini. Walaupun mungkin tidak nyaman untuk berbicara dengan dokter Anda tentang masalah seksual, ketahuilah bahwa mereka profesional dan ingin Anda dan pasangan Anda memiliki kehidupan seks yang memuaskan. Ingat, ini adalah masalah umum dan Anda tidak sendiri!

(Disadur dari Cleveland Clinic dengan perubahan)